banner 728x250

Cabuli Anak Dibawah Umur, Oknum Pegawai Puskesmas di Mamasa Ditangkap

  • Bagikan
banner 468x60

MAMASA, pojokcelebes.com | Tindakan pidana pencabulan anak dibawah umur kembali terjadi. Kali ini menimpa salahseorang anak inisial VC usia 8 tahun berstatus pelajar asal Desa Bombong Lambe, Kecamatan Mamasa Kabupaten Mamasa.

Sementara pelaku diketahui berinisial BT alias Ardi umur 54 tahun dan diketahui masih bekerja sebagai PNS di Puskesmas asal Pa’tolongan Kelurahan Mamasa, Kecamatan Mamasa Kabupaten Mamasa. Pelaku ditangkap sore tadi di kebun miliknya tanpa perlawanan. Sabtu ( 19/9 ) sekitar pukul 15.00 Wita.

banner 336x280

Dikonfirmasi kepada Kasat Reskrim Polres Mamasa, Iptu Dedi Yulianto mengatakan, kejadian ini sudah lama berlangsung sejak tanggal 28 Agustus 2020 berdasarkan dengan laporan Polisi oleh keluarga korban yakni LP / 36 / IX / 2020 / SPKT Res Mamasa, tanggal 19 september 2020. Disebutkan, pada saat itu korban sedang berada di rumah terlapor terduga pelaku, pada saat itu korban sedang bermain handphone
Kemudian pelaku menghampiri korban dan membujuk korban untuk memijatnya.
Pada saat itulah terlapor memaksa korban untuk bersetubuh namun korban menolak namun terlapor tetap mamaksa korban sehingga terjadilah persetubuhan tersebut.

Atas perbuatan pelaku kata Kasat Reskrim, Dua minggu setelah kejadian sekira tanggal 17 September 2020. Kelurga melaporkan pelaku setelah korban merasa sakit bagian  pinggang. Dan kejadian itu, korban memiliki bukti  hasil rekaman saat pelaku melakukan hubungan badan dengan korban.

”  saat itu korban tidak sengaja merekam kejadian tersebut, atas kejadian yang menimpa anak tersebut, pelapor merasa keberatan sehingga membuat laporan Polisi.” sebut Kasat Dedi.

Lanjut kata Dedi, atas apa yang dilakukan terlapor terhadap anak dibawah umur. Korban diancam dengan undang – undang perlindungan anak. Dan kini pelaku sudsh mendekam dalam sel tahanan Polres Mamasa untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.|Adji

banner 336x280
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.