banner 728x250

Polisi Akui Masih Kurang Alat Bukti Ungkap Kasus Demas Laira

  • Bagikan
banner 468x60

MAMUJU TENGAH, pojokcelebes.com |  Banyak pressure dari sejumlah lembaga pers dan LBH pers di tanah air, soal kematian wartawan Demas Laira, yang sudah hampir sebulan belum menemui titik terang siapa pelaku dibalik kematian wartawan sulawesion.com.

Meskipun demikian, Polda Sulbar terus melakukan penyelidikan full baket dan full data untuk bisa mengungkap apa motif misteri kematian wartawan yang beralamat Tobadak Kabupaten Mamuju Tengah itu

banner 336x280

Ditemui Kabid Humas Polda Sulbar, AKBP Syamsu Ridwan kepada pojokcelebes.com mengaku, hingga saat ini tim gabungan penyidik yakni Polda Sulbar dan Polres Mamuju Tengah, terus berupaya mengumpulkan bukti untuk bisa mengungkap kasus kematian Demas Laira.

” intinya baik penyidik polres berasama Tim Polda Sulbar, masih terus mendalami kasus ini dengan mencari alat bukti. Karena persoalan penetapan tersangka harus memiliki Dua alat bukti. Tidak bisa serta merta tanpa alat bukti yang kuat lakukan penetapan tersangka, dan pasti polisi menyalahi aturan penyidikan, ” kata Syamsu

Masih kata dia, seperti yang disampaikan oleh Kapolda Sulbar, motif pembunuhan korban Demas Laira, masih diyakini bukan karena ada hubungannya dengan profesi sebagai wartawan namun lebih mengarah ke indikasi kehidupan pribadi korban. Dan ini terus dilakukan pendalaman oleh teman – teman penyidik gabungan yang saat ini masih di lapangan. Tetapi kepastiannya soal apa motif sesungguhnya kata Ridwan, setelah ada tersangka.

” Motifnya masih kami yakni adalah masalah pribadi korban dan tidak ada hubungannya dengan profesi korban. Tetapi ini semua masih indikasi ya, tetapi kepastiannya setelah ada tersangkanya. Dan ini akan kami beberkan jika sudah ada tersangkanya seperti apa motif yang sebenarnya kasus ini, ” terangnya

Lanjut dia katakan, untuk calon tersangka diakuinya memang ada, artinya ada orang – orang yang diduga. Hanya saja kata dia, Polisi belum cukup miliki alat bukti untuk mentersangkakan bagi orang yang diduga tersebut.

” Memang ada yang kami curigai alias orang – orang yang diduga,. Namun
untuk mentersangkakan dia, alat bukti belum cukup. Sampai saat ini, itu yang menjadi kendala. Namun kami juga sudah kirim beberapa alat bukti ke Lab Forensik di Makassar, ” ujarnya.

Ditanya sampai kapan publik menunggu hasil lidik Kepolisian soal kasus kematian wartawan Demas Laira, yang hingga kini belum terungkap ?. Mantan Kapolres Takalar itu, kepada wartawan media ini untuk bersabar yang pastinya kasus ini menjadi atensi Kapolda Sulbar, untuk dilakukan pengungkapan secara jelas dengan bekerja secara maksimal tim penyidik Polres Mamuju Tengah dan Polda Sulbar hingga saat ini dengan optimis
bisa diungkap.

” Yang jelas penyidik serius mengungkap kasus ini, apalagi ada penekanan dari pak Kapolda Sulbar, dimana tim penyidik baik dari Polda maupun Polres Mateng, harus bisa mengungkap kasus ini. Dan teman –
teman sejauh ini masih di lapangan, ya sabar saja bro, tunggu saja semoga bisa diungkap, “jelasnya

Seperti diketahui, pasca kematian wartawan atas nama Demas Laira, yang
ditemukan tergeletak di sisi jalan poros Sulawesi Mamuju Tengah, dengan penuh tusukan dan hingga saat ini belum diketahui apa motif sesungguhnya yang dirilis oleh Kepolisian setempat. Hal ini, menjadi perhatian serius oleh Dewan Pers, dengan mengeluarkan surat penugasan tim pencari fakta  ( TPF ) terhadap masing – masing organisasi Pers
dan Media yakni AJI, PWI, IJTI dan Amsi tertanggal 10 September 2020
dengan nomor : 848/DP/-K/IX/2020 yang diparaf oleh ketua Dewan
Pers. | Adji

banner 336x280
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.