banner 728x250

Mantan Kadis PU Prov. Sulbar, Resmi Ditahan

  • Bagikan
Tersangan Nasuddin yang diapit Aspidsus bersama Kasidik dan Penkum Kejati Sulbar, memberikan keterangan pers.
banner 468x60

MAMUJU,pojokcelebes.com | Mantan Kadis Pekerjaan Umum ( PU ) Provinsi Sulawesi Barat ( Sulbar ), Nasruddin, akhirnya hari ini, Kamis tanggal ( 24/9 ), resmi ditahan oleh penyidik kejaksaan pidana khusus ( Pidsus ) Kejati Sulawesi Barat. Setelah lama ditetapkan menjadi tersangka korupsi peningkatan jalan Urekang Salutambung 2017 yang merugikan keuangan negara sebesar 1,4 Miliar tahun 2017.

Ditemui Kajati Sulbar Johny Manurung dalam keterangan persnya mengatakan, bahwa penahanan mantan Kadis PU Provinsi Sulbar, dilakukan berdasarkan surat perintah penahanan dengan nomor: PRIN – 413 / P.6 /Fd.2 /09 /2020. Dan penahanan tersangka Korupis NS ini akan dititip di sel tahanan Mapolda Sulawesai Barat ( Sulbar ) selama 20 hari kedepan hingga menunggu sidang penuntutan di Pengadilan Tipikor Mamuju.

banner 336x280

” Tersangkan NS ini, hari ini resmi kami tahan berdasarkan surat perintah penahanan yang baru saja terbit. Dan tersangka ditahan di sel tahanan Mapolda Sulbar selama 20 hari kedepan, “kata Johny kepada pojokcelebes.com. Kamis ( 24/9 ).

Lanjut mantan Wakajati NTT ini, menilai jika sebelumnnya sudah dilakukan pemeriksaan secara koprehensif selama beberapa minggu terakhir. Sehingga mantan Kadis PU Sulbar, akhirnya resmi ditetapkan menjadi tersangka dan dilanjutkan dengan penahanan. Lanjut kata dia, dan sebelumnnya perkara ini, penyidik Kejasaan Tinggi Sulbar, juga telah menetetapkan Tiga tersangka lainnya, yakni Imhal, Rahbin dan Adrian. dan keterlibatan manatan Kadis PU ini sebagai kausa pengguna anggaran dan juga sebagai PPK.

” Mantan Kadis PU ini, tersangka Perkara Korupsi peningkatan jalan Urekang Salutambung di Kecamatan Ulumanda Kabupaten Majene, yang merugikan keuangan negara 1,4 Miliar.mi kami tahan. Terkait keterlibatannya, dia sebagai kusa penggunan anggaran ( KPA) dan PPK dan dia juga menandatangi pencairan uang muka,” jelas Mantan Kapusdiklat Kejagung RI.

Seperti diketahui bahwa, akibat perbuatan tersangka NS negara mengalami kerugian negara sebesar 1,4 Miliar, sebagaimana hasil perhitungan ahli berdasarkan laporan hasil audit dari Inspektorat Provinsi Sulawesi Barat, dengan Nomor : SR – 700. 0401 / 198 / V / Itprov / 2020 tanggal 18 Mei 2020 sebesar 1,4 Miliar.

Ditempat yang sama,penasehat hukum ( PH ) tersangka, Dedi, SH,MH kepada sejumlah media mengaku, soal penahanan kliennya yang hari ini resmi ditahan oleh penyidik Pidsus Kejati Sulbar. Mengaku, timnya juga akan mengambil langkah hukum dalam waktu dekat ini akan melakukan pengajuan penangguhan penahanan. Terkait materi apa saja yang nanti disangkakan terhadap kliennya, nanti akan dibuktikan di persidangan.

“Soal itu saya belum bisa komentari nanti dipersidangan ya, yang pastinya dalam waktu dekat ini kami sebagai PH nya, akan melakukan permohonan penangguhan penahanan, ” singkat Dedi. |Adji

banner 336x280
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.