Pupuk Urea Langka Harganya Cekik Petani

Pupuk Urea Langka Harganya Cekik Petani

MAMUJU, pojokcelebes.com | Keberadaan pupuk orea di Kecamatan Sampaga Kabupaten Mamuju, akhir – akhir mengalami kelangkaan. Akibatnya, berpengaruh pada kenaikkan harga mencapai 95 Ribu hingga 110 Ribu per sak.

Kelangkaan pupuk urea yang dibarengi dengan harga melambung tinggi membuat petani menjadi bingung. Karena saat ini masyarakat dipersiapkan dengan kondisi pandemi.

BACA JUGA

Ahmad salahseorang petani asal Desa Losso Kecamatan Sampaga mengungkapkan, bahwa kondisi kelangkaan pupuk urea sudah dirasakan sejak beberapa bukan terakhir. Namun jika petani ingin pupuk urea, harus merogoh kocek dalam – dalam.

” sudah beberapa bulan harga pupuk urea mencapai Rp. 110,000 per Zak di salah satu pengecer di Desa Tarailu, padahal harga eceran tertinggi yang di tetapkan Pemerintah hanya Rp. 95,000 per Zak.” Sebutnya kepada pojokcelebes.com

Kondisi ini, petani memperkirakan akan berlangsung lama dan harga juga diperkirakan akan tetap melambung tinggi.

” Harga itu di perkirakan terus melonjak seiring masa pemupukan tanaman jagung, yang di lakukan para petani, tanaman yang sudah tiba masa pemupukannya. Karena pupuk ini menopang masa pertumbuhan jagung. Tapi bagaimana, harga pupuk mahal dan langka. ” ujar

Senada dengan Ardi, warga Desa Losso, harga pupuk yang mahal mengaku  mencekik petani. Apalagi kalau di tengah aktivitas pemupukan yang mulai intens di lakukan Petani. Kondisi ini akan mempengaruhi produksi pertanian tidak maksimal

“Harga pupuk sekarang melebihi harga eceran tertinggi, biasanya pupuk yang bersubsidi dengan harga Rp.95,000 per Zak namun sekarang merangkak naik harganya.”  Ujarnya | Zul

Bagikan :

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on telegram

BacaJuga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

AYO BERIKLAN…..!!

 

 

IKLANKAN USAHA ANDA !

 

Ekonomi

IKLAN MURAH HANYA DISINI !

 

 

BANNER 1

Berita Terbaru