4 Tahun Buron, Terdakwa Narkoba Sempat Berganti Nama

MAMUJU, pojokcelebes.com | Terdakwa Narkoba yang boron selama Empat tahun dan barus saja dicokok di salahsatu gang peredaran Narkoba di kota Pare – pare. Rupanya, sang DPO selama persembunyiannya, telah berganti nama menjadi Musdalifa alias Cifa dengan tujuan untuk mengelabui petugas.

Diketahui untuk mengelabui petugas, nama sehari – sehari yang digunakan buronan Narkoba ini adalah Musdalifa atau panggilannya Cifa. Sementara dalam dalam KTP dan kartu pemilih KPU atas nama Rosalinda.

BACA JUGA

“Iya nama hari – harinya Musdalifa atau dipanggil Cifa. Dan memang itu nama panggilannya di lingkungan tempat tinggalnya di Pare – Pare. Tetapi nama di KTP dan di kartu pemilihnya nama Rosalinda, “sebut Kasipenkum Kejati Sulbar, Amiruddin

Seperti diketahu buronan Narkoba ini, baru saja ditangkap di Pare – Pare dan langsung di giring ke sel tahanan Kejari Mamasa, untuk kembali mengikuti kelanjutan sidang dakwaan di Pengadilan Negeri ( PN ) dengan kasus yang sama narkoba.

Siang tadi, terdakwa dengan pengawalan ketat tim Intelijen Kejati Sulbar, tiba di badara Tampapadang Mamuju sekitar pukul 12.30 Wita. dengan menggunakan pesawat komersil. Sebelum sang DPO Narkoba diserhkan ke pihak Kejari Mamasa, terdakwa harus mengikuti serangkain tes urine dari BNN Provinsi Sulbar.
Ditemui Kajati Sulbar, Johny Manurung mengatakan, bahwa sang DPO Narkoba ini langsung diserhakan ke penanganannya ke Kejari Mamasa, untuk kembali dilakukan penuntutan di pengadilan negeri.

“Iya, DPO Narkoba ini langsung diserahkan ke Kejari Mamasa dan kebetulan yang jemput pak Kajari Mamasa langsung. Dan kemungkinan dalam waktu dekat ini akan kembali mengikuti sidang penuntutan di PN Polman dengan perkara sebelumnnya.” kata Johny kepada pojokcelebes.com

Lanjut kata dia, terdakwa Rosalinda sebelumnya sudah pernah menjalani sidang pada tahun 2016 terkait kasus narkoba. Namun, pada saat akan menjalani sidang, terdakwa berhasil kabur bersama suaminya dan buron selama Empat tahun.

“Terdakwa ini merupakan kasus narkoba yang pernah jalani sidang sebelumnya namun ia kabur dan akhirnya jadi buron selama Empat tahun sejak 2016 lalu,” beber Kejati Sulbar.

Lanjut kata dia, berdasarkan perkara kepemilikan Narkoba jenis sabu yang kini masih dalam penuntutan. Terdakwa terancam dengan pasal 112 ayat (2), pasal 114 ayat (2), dan pasal 119 (1) yang dimana akan menjalani ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara. | Adji

Bagikan :

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on telegram

BacaJuga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

AYO BERIKLAN…..!!

 

 

IKLANKAN USAHA ANDA !

 

Ekonomi

IKLAN MURAH HANYA DISINI !

 

 

BANNER 1

Berita Terbaru