Diduga Mainkan Dana Penanganan Covid, Seorang Kades di Mamasa Dinonaktifkan

Diduga Mainkan Dana Penanganan Covid, Seorang Kades di Mamasa Dinonaktifkan

MAMASA, pojokcelebes.com | Kepala Desa Salurindu yang diduga mainkan uang penanganan covid 19 senilai 191 juta, akhirnya direkomendasikan Inspektorat Kabupaten Mamasa ke Bupati Mamasa untuk dinonaktifkan sebagai pejabat Kades Salurindu Kecamatan Buntu Malangka Kabupaten Mamasa.

Diketahui, Kades Salurindu di non aktifkan selama 14 hari kedepan dengan menunggu pengembalian kerugian negara. Dana yang diduga ditilep itu berasal dari APBDes tahun anggaran 2019 dan tahun 2020. Dan untuk mengisi kekosongan pejabat Kades, bupati Mamasa menunjuk Camat Buntu Malangka sebagai pejabat sementara ( Pjs ).

BACA JUGA

Inpektur Inspektorat Kabupaten Mamasa Yohanis, mengatakan Kades Salurindu, hingga kini masih dalam tahap pembinaan dan berdasarkan aturan yang berlaku. Kata dia, kepala desa dapat di berhentikan bila melanggar sumpah janji kepala desa dan apa bilah melakukan penyalagunaan kewenangan hingga terjadi penyelewengan anggaran.

” Saat ini dugaan kasus penyalahgunaan wewenang yang di duga di lakukan oleh Kades Salurindu, masih berproses di Inspektorat. Olehnya itu Kades tersebut diistirahatkan dulu agar ia bisa fokus menjalani proses hukum, ” kata Yohanis. Minggu ( 10/10 )

Masih dia, Kades Salurindu yang diduga mainkan anggaran Covid-19 inisial R, telah di rekomendasikan bupati Mamasa, untuk di non aktifkan bukan diberhentikan sambil melakukan pembinaan dalam tahap pengembalian dugaan kerugian keuangan negara dana desa sekitar191 juta.

Lebih lanjut Yohannes mengatakan ini bukan pertama kami tangani hal seperti ini. Ada beberapa kepala desa yang lain dengan hal yang serupa namun kami kasih pembinaan dan sudah ada pengembalian ke kas, namun inilah peranan APIP ( aparat pengawasan internal pemerintah) dalam menjalankan tugas.

” Kami sudah berkodinasi dengan Kades Salurindu dan siap menerima sanksinya. Untuk sementara camat Bumal untuk sementara waktu menjadi pelaksanaan tugas Desa Salurindu Kecamatan Bumal, ” Ujarnya

Terkait hal ini, Yohanis meminta kepada seluruh kepala desa di Kabupaten Mamasa, untuk tidak coba- coba mainkan anggaran desa di situasi dalam pandemik Covid – 19.

” saat ini kalau masih tahap pembinaan mungkin masih kami bantu, tapi kalau sudah sampai ke ranah hukum itu yang gawat.” Tegas Yohanis. | Rah/Rus

Bagikan :

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on telegram

BacaJuga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

AYO BERIKLAN…..!!

 

 

IKLANKAN USAHA ANDA !

 

Ekonomi

IKLAN MURAH HANYA DISINI !

 

 

BANNER 1

Berita Terbaru