Kejati Dalami Peran Kontraktor Pengadaan Bibit Kopi Mamasa

Kejati Dalami Peran Kontraktor Pengadaan Bibit Kopi Mamasa

MAMASA, pojokcelebes.com | Permainan culas mantan pejabat PPK inisial M pada Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Mamasa, yang baru saja ditahan oleh Kejati Sulawesi Barat ( Sulbar ), Kamis sore ( 15/10 ), sebagai tersangka Korupsi pengadaan sejuta bibit kopi tahun anggaran 2015 yang merugikan negara 1,1 Miliar

Pasca penahanan tersangka M oleh Kejati Sulbar, pihak penyidik Pidsus tetap masih mendalami siapa saja yang diduga terlibat dalam mega proyek ini yang menyerap anggaran 9 Miliar bersumber APBN tahun 2015. Dikonfirmasi akan adanya tersangka lain. Aspidus Kejati Sulbar kepada sejumlah media, menyebutkan,  dalam waktu dekat ini akan ada pemanggilan direktur PT. Supin Raya inisial D. Pemanggilan tersebut sebagai saksi dalam proyek pengadaan sejuta bibit kopi tahun 2015 yang sudah menyeret PPK sebagai tersangka.

BACA JUGA

” yang pastinya kita tidak berhenti sampai disini, kita tetap dalami. Beberapa hari yang lalu, direkturnya insial D, kami sudah mintai keterangan secara virtual, namun dalam waktu dekat ini kami akan kembali panggil untuk dimintai keterangan sebagai saksi,” kata Feri Mupahir, sebagai Asisten Pidana Khusus Kejati Sulbar.

Lanjut kata dia, untuk kembali menetapkan tersangka baru, penyidik harus mengantongi sejumlah alat bukti. Jika memenuhi unsur dan cukup alat bukti pasti akan ada tersangka selanjutnya.

” Tunggu ya dan sabar pasti kami infokan. Dan kami tetap melakukan pendalaman terus, jika cukup alat bukti pasti akan ada tersangka selanjutnya, ” singkatnya sambi berlalu meninggalkan kerumunan wartawan diaula Kejati Sulbar, sore tadi.  

Berdasarkan penelusuran media ini, Direktur PT. Supin Raya, diketahui bernama Donatus Marru. Dan jejek rekam Direktur PT. Supin Raya, Donatus Marru dan kawan – kawan rupanya sudah pernah menjadi tersangka kasus korupsi dana program gerakan nasional peningkatan produksi dan mutu kakao ( Gernas Kakao ) di Kabupaten Tolitoli Provinsi Sulawesi Tengah ( Sulteng ) tahun 2015. Penyidikan Tipikor Polres Tolitoli, yang mentersangkakan Donatus Marru, namun rupanya tidak mampang, karena saat ingin ditahan oleh penyidik sang direktur Donatus dinyatakan oleh dokter menderita sakit. Dan hingga saat ini, sang Direktur PT. Supin Raya, masih bebas tanpa merasa bersalah.|Dji                                                

Bagikan :

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on telegram

BacaJuga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

IKLANKAN USAHA ANDA !

 

MARI BERIKLAN DISINI

 

Ekonomi

IKLAN MURAH HANYA DISINI !

 

 

BANNER 1

Berita Terbaru