Bencana Messawa, Mahasiswa STT Mamasa Adakan Bakti Sosial

MAMASA,pojokcelebes.com | Banjir bandang dan longsor yang melanda wilayah tiga dusun yakni dusun Talmin, Melluaya dan Rattedonan, desa Rippung, Kecamatan Messawa, Kabupaten Mamasa pekan lalu, tepatnya pada hari Kamis (08/10). Selain merusak puluhan hektare area persawahan dan kebun warga, juga menutup akses jalan menuju ke dalam 3 dusun.

Menyikapi peristiwa ini, mahasiswa Sekolah Tinggi Theologia (  STT ) Mamasa, bekerja sama dengan pihak Kampus melaksanakan bakti sosial di daerah terdampak tersebut pada tanggal 17-18 Oktober 2020.

BACA JUGA

Ketua panitia sekaligus ketua BEM PM STT Mamasa, Karmei Putra, mengatakan bakti sosial tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian STT Mamasa untuk berbagi dengan sesama, serta sebagai wujud kesadaran akan eksistensinya sebagai lembaga yang harus melayani.

“Jadi apa yang kami lakukan ini, tidak lain dari keterpanggilan kami untuk melayani dan berbagi kepada sesama yang membutuhkan. Kami juga menyadari sebagai lembaga yang harus melayani mesti berpartisipasi aktif dalam pelayanan-pelayanan seperti ini” Ungkapnya yang ditemui di lokasi Seni (19/10)

Ia juga mengatalan pada kegiatan ini, mahasiswa STT Mamasa menyalurkan bantuan logistik berupa bahan makanan serta melakukan kegiatan gotong – royong membersihkan material longsor yang menimbun jalan bersama-sama dengan masyarakat setempat dan juga dari prajurit TNI.

Di tempat terpisah kepala desa Rippung Restu Handayani, mengatakan saat ini ada tiga dusun yang mengalami kerugian materil yg cukup besar yakni dusun talmin,dusun malluaya,dan dusun rantedonan yang diperkirakan  40 hektar persawahan hanyut,jaringan irigasi rusak serta taluk sungai jg hanyut

” Sampai saat ini masih ada tiga dusun yang terisolir yakni dusun Talmin, Melluaya dan Rattedonan dan puluhan hektare area persawahan rusak akibat bencana alam tersebut ” Ucapnya.

Lanjutnya Restu, berharap  selaku pemerintah desa dan masyarakat terdampak akan ada bantuan dari pemerintah terlebih kusus normalisasi sungai taluk serta pembenahan karena Menurutnya dilihat dari kerugian yang menimpa masyarakat.

Masih Restu Untuk bantuan logistik seperti beras sudah ada dari Dinas Sosial Kabupaten Mamasa sebanyak 40 ton beras, lebih beras juga dari Polres Mamasa suda ada bantuan beras dan mie instan serta gula untuk dibagikan ke masyarakat terdampak bencana alam banjir bandang dan tanah longsor.

Pantauan media pojokcelebes.com, akses jalan sudah bisa lalui roda jika cuaca membaik dan tak ada longsor susulan, namun hingga saat ini jalan tersebut belum bisa dilalui kendaraan roda empat.| Wis

Bagikan :

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on telegram

BacaJuga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

AYO BERIKLAN…..!!

 

 

IKLANKAN USAHA ANDA !

 

Ekonomi

IKLAN MURAH HANYA DISINI !

 

 

BANNER 1

Berita Terbaru