Pelaku Sakit Hati, Wartawan Demas Laira, Tewas Dikeroyok

Pelaku Sakit Hati, Wartawan Demas Laira, Tewas Dikeroyok

MATENG Pojokcelebes.com | Setelah dua bulan berlalu kasus pembunuhan wartawan Sulawesion.com. Akhirnya Kapolda Sulbar, berhasil mengamankan 6 orang pelaku terduga pelaku pembunuhan, semua pelaku berhasil diamankan ditempat yang berbeda. 

Kapolda Sulbar Irjen Pol. Eko Budi Sampurno menjelaskan, hari ini Rabu ( 21/10 )  pas dua bulan pada tanggal 20 Agustus 2020, dimana kejadian telah ditemukan mayat Demas Laira. Enam tersangka berhasil ditangkap di beberapa tempat yang berbeda.

BACA JUGA

” Hari ini setelah dua bulan berlalu akhirnya tim gabungan Polda Sulbar, Bareskrim dan Polda Sulsel, berhasil mengamankan enam orang pelaku di Gorontalo dan Mamuju Tengah” kata Kapolda Sulbar, Irjen Budi Sampurno dalam konferensi pers di Polres Mamuju Tengah, Rabu(21/10) 

Lebih lanjut Kapolda Sulbar, menegaskan  kematian Demas Laira tidak ada kaitannya dengan profesinya sebagai wartawan, tapi kejadian lain yang tidak diduga yakni motif sakit hati. 

Eko, yang merinci kronologis kejadian, korban Demas Laira ditemukan sudah meregang nyawa karena dibunuh dengan cara dikeroyok oleh Enam tersangka. Berdasarkan keterangan saksi seorang karyawan Koperasi inisial K, kala itu kembali atau pulang kerumah sekitar pukul 11:00 malam, di tengah perjalanan, korban Demas Laira berpas pasan dengan ditengah jalan. Namun saat bersamaan di jalan yang masing – masing mengendarai motor, korban Demas Laira, menggangu perempuan K yang sementara diatas motor bahkan jilbab perempaun K ditarik – tarik oleh korban Demas Laira.

“kemana?” tanya korban Demas Laira. Kemudian perempaun K yang berjilbab itu menjawab.“ arah jalan ke kampung Topoyo, “Korban Demas Laira, tetap mengikuti sampai-  sampai jilbab korban ditarik dan bersangkutan hampir terjatuh dari motornya.” kata Kapolda Sulbar.

Lanjut Kapolda, korban Demas Laira, dengan wanita K ini tidak saling kenal, dengan dibuktikan dengan investigasi di lapangan anggota Polisi serta berdasarkan para saksi.

“ Korban dan perempauan K ini, tidak saling kenal. Karena perempuan ini takut dia berjalan sampai menemukan bengkel dan berhenti. Setibanya di bengkel dia menelepon rekan kerjanya, dia mengatakan bahwa saya diganggu orang di jalan, setelah itu di tunggu lima menit Demas Laira melanjutkan perjalanannya tidaķ berapa lama kembali ke arah yang sama membuntuti dari belakang.” jelasnya Jenderal bintang dua itu. 

Kemudian kawan perempuan K itu yang tak lain keluarganya,datang dan menanyakan korban Demas Laira. dan saat itu juga korban di kejar para pelaku hingga di tempat kejadian, korban Demas Laira mendapat pengeroyokan dari Keenam pelaku

“ Keluarga pelaku datang dan langsung mengejar pelaku hingga di tempat kejadian korban Demas Laira, dikeroyok hingga tewas bersimbah darah, “ pungkas

Polisi juga merilis sejumlah barang bukti yang ditemukan di tempat kejadian, seperti 8 unit handphone berbagai merek, sebilah badik, 5 motor dengan berbagai merek, sepatu, helm dan baju korban. Dikabarkan, Keenam pelaku masih mengikuti BAP penyidik Polisi Polres Mateng, dan selanjutnya dalam waktu dekat ini akan digiring ke tahanan Polda Sulbar. |Zul 

Bagikan :

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on telegram

BacaJuga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

AYO BERIKLAN…..!!

 

 

IKLANKAN USAHA ANDA !

 

Ekonomi

IKLAN MURAH HANYA DISINI !

 

 

BANNER 1

Berita Terbaru