Diduga Peras Seorang Kepsek, Tiga Oknum Wartawan dan LSM Diringkus Polsek Aralle

Diduga Peras Seorang Kepsek, Tiga Oknum Wartawan dan LSM Diringkus Polsek Aralle

MAMASA, pojokcelebes.com –  Diduga usai melakukan pemerasan terhadap salah seorang Kepala SMA 2 Buntu Malangka ( Bumal ) Kabupaten Mamasa. Akhirnya Tiga pria yang mengaku sebagai Wartawan dan LSM, berhasil diringkus oleh unit Reskrim Polsek Aralle Kamis sore ( 29/10 ), di jalur jalan wilayah daerah Desa Uhailanu Kecamatan Aralle Kabupaten Mamasa, sekitar pukul 17.00 Wita.

Ketiga terduga pelaku yang berhasil diamankan yakni inisial I, A dan M diketahui mengantongi id card atau kartu anggota pers dari media Pemburu Keadilan dan Jejak Kasus TV . Bersama dengan barang buktinya diantaranya, uang tunai senilai 2,6 juta yang dibungkus plastik hitam. Tujuh lembar surat blangko perjanjian kerjasama publikasi Media Pemburu Keadilan yang kesemuanya mempunyai nomor yang sama. Lima buah kartu identitas pers dari berbagai media. Satu unit mobil Daihatsu Xenia. Sebilah parang dan badik.

BACA JUGA

Kapolsek Aralle Ipda Ferwira mengatakan, penangkapan tiga oknum wartawan dan LSM itu berdasarkan laporan korban tentang adanya dugaan permainan nakal dengan minta uang dibarengi dengan dugaan pengancaman terhadap kepada salah seorang kepala sekolah SMA di Kecamatan Buntu Malangka Kabupaten Mamasa.

” Terduga pelaku mengancam korban dengan mencari kesalahan korban. Dan kadang mengaku LSM kadang mengaku wartawan ke orang – orang yang didatangi. Dan mereka membawa id card atau kartu pers Media Pemburu Keadilan dan JK TV,” kata Perwira kepada Merdeka.com. Jumat ( 30/10 ).

Masih dia, modus Ketiga pelaku agar korbannya bisa diperdaya dan mengeluarkan uang, terduga mengancam akan memberitakan terkait proyek pembangunan gedung SMA 2 Buntumalangka, yang menurut terduga dinilai ada masalah. Tidak tanggung – tanggung, oknum wartawan LSM ini meminta uang senilai 30 juta kepada kepala sekolah, namun saat itu pihak sekolah hanya menyanggupi memberikan uang 2,6 juta secara tunai.

” Ketiga pelaku mengancam korban jika tidak diberikan uang sejumlah 30 juta, akan diangkat beritanya. Akhirnya, pihak sekolah hanya bisa memberikan uang 2,6 juta saja.” sebut Kapolsek Aralle.

Dari laporan korban oleh Polsek Aralle. Langsung unit Reskrim bergerak cepat dengan melakukan pengejaran terhadap terduga pelaku yang baru saja kabur. Dan akhirnya, berhasil mengamankan Ketiganya salah satu jalur jalan trans Mamasa.

” Kami kejar dan berhasil dicegat dalam mobilnya. Saat dihentikan, salah seorang dalam mobil melempar suatu bungkusan yang diduga berisi uang, namun oleh petugas menyuruh untuk mengambil bungkusan tersebut.Dan kini sudah kami amankan di sel polsek Aralle untuk dilakukan pemeriksaan, ” ujar Ferwira.

Dia menambahkan Sampai saat ini kuat dugaan telah melakukan tindak pidana penipuan dan atau tindak pidana pemaksaan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 378 dan atau Pasal 335 ayat ( 1 ) ke – 2 KUHPidana. Namun utk statusnya sendiri hari ini, akan dilakukan gelar perkara terkait alat bukti yang sudah dikumpulkan.| Rah

Bagikan :

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on telegram

BacaJuga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

AYO BERIKLAN…..!!

 

 

IKLANKAN USAHA ANDA !

 

Ekonomi

IKLAN MURAH HANYA DISINI !

 

 

BANNER 1

Berita Terbaru