Dimasa Pandemi Olahraga Bersepeda Diminati, Tingkatkan Imunitas, Penjual Sepeda Kehabisan Stok

Dimasa Pandemi Olahraga Bersepeda Diminati, Tingkatkan Imunitas, Penjual Sepeda Kehabisan Stok

SEJAK musim pandemi Covid – 19, khususnya di wilayah Provinsi Sulawesi Barat ( Sulbar ). Perubahan perilaku baru ( New Normal ) sangat mudah terlihat. Mulai dari penerapan protokol kesehatan dengan cara meningkatkan perilaku hidup bersih ( PHBS ), salah satunya adalah olahraga bersepeda. Hampir semua masyarakat lebih memilih berolahraga bersepeda dengan tujuan untuk menjaga kebugaran dan meningkatkan imunitas tubuh. 

Musim pandemi ini, banyaknya masyarakat yang lebih memilih olahraga bersepeda ketimbang olah raga lain. Hal ini, membuat toko penjual sepeda keteteran melayani pembelinya, apalagi jika sepeda yang dicari merek lain pasti harus bersabar untuk menunggu pesan selanjutnya. Berbagai jenis sepeda yang diminati oleh peminatnya seperti yang banyak permintaan adalah sepeda lipat ( Seli ) dan sepeda gunung.

BACA JUGA

Seperti diceritakan oleh pemilik Toko Maju Mulia, yang berada di jalan Cik Ditiro kota Mamuju, mengatakan selama masa pandemi yang sudah hampir 10 bulan melanda seluruh wilayah di Indonesia. kata dia, penjualan sepeda tiap bulan meningkat dan tidak sama dengan waktu – waktu sebelum nya ( sebelum pandemi ). Dalam rekapan usahanya setiap bulan, penjualannya sangat meningkat sampai mencapai 20 persen per bulannya. Tidak sama dengan tahun sebelumnya, peminat sepeda sangat kurang yang tertentu saja yang berminat.

” Selama musim corona peminat sepeda sangat meningkat penjualan capai 20 persen perbulan. Kita harus jujur peminat sangat meningkat di masa pandemi ini karena mereka ingin sehat, ” kata pemilik toko Maju Mulia, Sebastian Jef

Dari berbagai warga yang berkunjung di tokonya, hampir semua pengunjung yang ingin berminat sepeda mengaku bahwa saat ini di masa pandemi harus perlu menjaga kesehatan tubuh dan terus meningkatkan imunitas tubuh dengan berolahraga, salah satunya adalah bersepeda setiap saat.

” saat ini kan musim pandemi virus dan wabah ini ada dimana – mana. Untuk menjaga imun tubuh, seperti yang harus dilakukan adalah olahraga, salah satunya adalah ya bersepeda. Dan hampir semua pengakuan yang datang beli sepeda tidak lain adalah ingin menjaga imunitas tubuh di masa pandemi, ” jelas Sebastian.

Masa pandemi ini, lantaran banyaknya peminat sepeda di Mamuju, kemunculan komunitas sepeda tidak bisa terbendung. Mulai dari kalangan pejabat, polisi, Pemda dan remaja atau pemuda. Dan hampir setiap saat, di jalan – jalan dalam kota Mamuju khususnya di jalur bebas hambatan arteri, olah raga bersepeda menjadi pemandangan unik. Sejumlah komunitas sepeda mewarnai jalan arteri dengan tampilan dan aksesorisnya. Mereka bergerombol, misal sepeda lipat ( Seli ), sepeda gunung, dan sepeda lainnya.

Banyaknya penyebaran covid-19 di berbagai dunia, termasuk Indonesia. Kegiatan berolahraga menjadi salah satu kegiatan yang dianjurkan untuk menaikan imunitas tubuh, namun harus dilakukan dengan cara yang baik. Bersepeda adalah salah satu jenis olahraga yang memiliki tingkat risiko infeksi Covid-19 lebih rendah, dibandingkan olahraga di luar ruang lain.

Akhir-akhir ini, banyaknya masyarakat yang melakukan aktivitas bersepeda. Banyak dari mereka yang bersepeda karena tidak ingin berdekatan atau bersentuhan langsung di dalam transportasi umum dan dapat berpotensi menularkan virus corona dengan cepat, adapun masyarakat yang ingin sehat dan bugar, dan ada pula masyarakat yang sekedar jalan-jalan untuk menghilangkan kejenuhan di masa pandemik ini. Di masa pandemik ini, bersepeda begitu semakin popular.

Namun, tetap saja protokol kesehatan harus dijalankan agar kegiatan bersepeda berlangsung baik demi kesehatan dan bukan mengundang penyakit. Untuk bersepeda saat ini yaitu melakukan bersepeda sendirian dan menikmati udara bebas dan segar. Lalu, mencoba mengatur waktu olahraga, apakah rute yang akan dilalui ramai atau tidak. Aktivitas selama 30 – 60 menit saat bersepeda dapat membantu sistem kekebalan tubuh demi mencegah infeksi covid-19.

Persiapan fisik kunci awal untuk kita melakukan olahraga bersepeda di luar rumah. Dengan cara, pastikan tubuh sehat, melakukan pemanasan selama 10-15 menit sebelum bersepeda agar tidak cedera otot, lalu siapkan perlengkapan bersepeda: helm, pelindung siku dan lutut, air minum dan tidak lupa menggunakan masker, istirahatlah jika merasa sudah lelah atau capek. 

Dimasa pandemik ini, jalankan protokol secara baik, seperti menggunakan masker, rajin mencuci tangan, hingga menghindari bersepeda di tempat keramaian dan tidak berhenti di keramaian atau kerumunan.

Jika kalian merasa sakit atau berisiko menyebarkan virus, sebaiknya kalian tidak perlu keluar rumah. Dengan cara menggunakan sepeda statis, dengan menggunakan sepeda statis selain bisa lebih bebas, risiko penularan semakin kecil. Dengan adanya sepedah statis pesepeda juga bisa dapat mengukur waktu berlatih, dan berlatih sambil melakukan kegiatan lainya.|***

Bagikan :

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on telegram

BacaJuga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

AYO BERIKLAN…..!!

 

 

IKLANKAN USAHA ANDA !

 

Ekonomi

IKLAN MURAH HANYA DISINI !

 

 

BANNER 1

Berita Terbaru