Habiskan 6 Miliar, Bangunan Baru Pasar Rakyat Tarailu Disorot

Habiskan 6 Miliar, Bangunan Baru Pasar Rakyat Tarailu Disorot

MAMUJU, pojokcelebes.com | Bangunan pasar Rakyat Tarailu yang ada di Kecamatan Sampaga Kabupaten Mamuju, yang dibangun menggunakan dana bantuan APBN senilai 6 Milyar, kini menuai sorotan publik.

Bangun pasar dari bantuan dari Kementerian Perdagangan RI tahun 2019, harus kembali mendapat beberapa perbaikan setelah pedagang pasar mengeluhkannya.

BACA JUGA

Burhan, salah seorang pedagang di Tarailu menyebutkan, yang kami keluhkan letak lapknya yang tidak memungkingkan untuk bisa digunakan berjualan. Selain itu kata Burhan, hal ini sudah dilaporkan ke Pemerintah Kabupaten Mamuju, untuk merubah lapak – lapak, karena lapak penjual pakaian digunakan penjual ikan.

Kemudian kata dia, untuk lapak penjual ikan harus dipotong 20 cm, karna terlalu tinggi. Dan pintunya yang kurang lebar harus diperlebar karena kurang pembeli masuk.

Dia mengaku,selama dalam tahapan pekerjaan bangunan pasar rakyat ini, pedagang sebagai pengguna tidak bisa menegur karena, harus sesuai gambar dari pusat.

“ Kami hanya bisa apa, waktu pekerjaan pedagang  hanya bisa liat – liat saja karena pekerja mengaku  pekerjaan itu berdasarkan dengan dengan gambar, “ kata Burhan.     

Yang lebih membingungkan para pedagang. Untuk bisa memakai lapak harus merenovasi sendiri dengan biaya atau dana pribadi dengan estimasi anggaran senilai 1,5 Juta  per lapaknya.

“ Para pedagang harus mengeluarkan uang Rp. 1500,000 untuk merubah lapaknya, yang semula lapak penjual ikan menjadi lapak penjual kain. Dan mau tak mau harus diperbaiki karena harus digunakan untuk menjual, “ jelas Burhan kepada pojokcelebes.com, Jumat ( 6/11 ).   

Dari informasi yang dihimpun media ini, bahwa Pasar rakyat Tarailu ini, baru 7 bulan difungsikan. 

Seperti yang dikatakan oleh pedagang inisial T. Pasar Rakyat Tarailu, sempat mengalami kebakaran meskipun tidak parah. Kata dia, ada bagian atap bangunan yang lepas sehingga terkena percikkan api tukan las dan sempat mengenai pelapis atap atau kertas alumunium foil.

Di konfirmasi kepada Kadis Perdagangan Kabupaten Mamuju, Imelda Pababari melalui lewat sambungan telepon namun nomornya tidak aktif.|Zul

Bagikan :

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on telegram

BacaJuga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

AYO BERIKLAN…..!!

 

 

IKLANKAN USAHA ANDA !

 

Ekonomi

IKLAN MURAH HANYA DISINI !

 

 

BANNER 1

Berita Terbaru