Ayah Bejat Terduga Cabuli Anak Tirinya Sejak Duduk Dibangku Kelas IV SD

Ayah Bejat Terduga Cabuli Anak Tirinya Sejak Duduk Dibangku Kelas IV SD

MAMUJU, pojokcelebes.com | Seorang bapak yang diketahui insial TA alias Anto, diamankan polisi setelah menjadi terduga pelaku pencabulan anak dibawa umur yang tak lain anak tirinya sendiri yang terjadi di Desa Bunde, Kecamatan Sampaga, Kabupaten Mamuju. Sabtu. (07/11). 

Korban, sebut saja Bunga, diduga menjadi korban pelampiasan nafsu bejat oleh sang bapak sejak masih duduk dibangku kelas IV SD hingga berusia 15 tahun ( SMP Kelas I ). Untuk memuluskan aksi bejatnya yang sudah dilakukan selama bertahun – tahun. Terduga pelaku, selalu mengancam Bunga dibunuh bersama keluarganya, jika melaporkan kejadian ini ke siapapun. 

BACA JUGA

Kapolsek Sampaga melalui Kanit Reskrim, Brigpol Sasli membenarkan adanya laporan polisi soal kasus pencabulan yang dilakukan terduga pelaku yang terjadi pada hari Kamis tanggal 05 November 2020.

Sasali menyebutkan, ibu korban Ni Luh Sri Ayuni yang menerima informasi bahwa anaknya mendapat perlakuan bejat dari bapak tiri pelaku. Sehingga dibawa kerana hukum.

” Kami menerima laporan dari ibu korban LA, soal  adanya dugaan pencabulan yang dilakukan oleh ayah tiri korban,” ucapnya

Masih Sasli menjelaskan, berdasarkan keterangan saksi, peristiwa tersebut sudah berulang kali terjadi yakni saat korban masih duduk dibangku kelas 4 SD  hingga duduk di bangku SMP.

” Terduga pelaku ini melakukan aksi bejatnya sejak duduk dibangku kelas 4 SD, hingga saat ini  korban berusia 15 tahun masih diduga mendapat perlakukan tidak senonoh dari terduga,” ujarnya.

Lanjut kata dia, peristiwa bejat ini terbongkar saat korban Bunga, lari dari rumah tanggal 03 November 2020 dan pada tanggal 05 November 2020, ayah tiri korban ( Terduga pelaku ) mencarinya hingga ke Desa Babana, Kecamatan Budong – Budong, Kabupaten Mamuju Tengah. Lanjut Kata dia, saat bertemu korban Bunga, korban sudah tidak mau di jemput oleh terduga pelaku. Masalah yang dihadapi korban Bunga, ia pun menceritakan kepada temannya atas nama Eko, bahwa Bunga takut pulang ke rumah karena takut diperkosa oleh bapak tirinya.

” tidak mau di jemput oleh terduga pelaku karna takut di perkosa oleh bapak tirinya,” singkatnya.

Lanjut Kata dia, atas peristiwa yang dialami Bunga, bersama temannya langsung melaporkan ke Polsek Budong- Budong. Dari keterangan saksi – saksi, polisi mendatangi TKP dan mengamankan barang bukti berupa baju warna hijau toska lengang abu serta celana pendek bali motif bunga.

 ” Terduga pelaku Anton kami langsung jemput dan kemudian Unit Reskrim Polsek Sampaga koordinasi dengan Unit PPA Polresta Mamuju, untuk melakukan penyelidikan terkait adanya dugaan tindak pidana persetubuhan anak dibawa umur,” ungkapnya.|Zul

Bagikan :

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on telegram

BacaJuga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

AYO BERIKLAN…..!!

 

 

IKLANKAN USAHA ANDA !

 

Ekonomi

IKLAN MURAH HANYA DISINI !

 

 

BANNER 1

Berita Terbaru