banner 728x250

Sepasang Pasutri di Pasangkayu Ditemukan Tewas Bersimbah Darah

  • Bagikan
Rumah kedua korban yang dikunjungi warga setempat, pasca kejadian.
banner 468x60

PASANGKAYU, pojokcelebes.com | Sepasang suami istri ( Pasutri ), inisial suami RA dan istri HA ditemukan tewas bersimbah darah di kamar tidurnya. Rabu ( 11/ 11 ) sekitar pukul 06.30 Wita di Dusun Kabuyu Desa Martasari Kecamatan Pedongga Kabupaten Pasangkayu Provinsi Sulawesi Barat ( Sulbar ).

Dikonfirmasi kepada Kapolres Pasangkayu, AKBP Leo Siagian membenarkan adanya kejadian sepasang Pasutri tewas bersimbah darah. Namun sampai saat ini, pihaknya masih melakukan penyelidikan soal apa motif tewasnya kedua korban.

banner 336x280

“ sampai saat ini kami belum tau apa motif penyebab kematian kedua korban. Teman – teman reskrim masih di lapangan melakukan penyelidikan, “ kata Kapolres Pasangkayu kepada pojokcelebes.com

Lanjut kata mantan Kasubdit Cyber Crime Polda Sulbar itu, dari keterangan beberapa saksi di lapangan termasuk anak korban pada hari Rabu 11 November 2020 sekitar pukul 05.00 Wita. Pria anak kedua korban atas nama Akram, dibangunkan oleh nenek perempuan Indo Ama ( ibu korban laki – laki ) untuk membukakan pintu rumah karena mendapat telpon dari keluarga di kampung. Kemudian saksi Akram membukakan pintu, selanjutnya kembali tidur di depan kamar kedua korban. Tidak berlangsung lama, tiba – tiba dibangunkan adik perempuan Akram atas nama Agria ( anak kedua korban ) dengan kaget mengatakan “kenapa banyak darah” sambil menunjuk kamar kedua korban. Selanjutnya saksi Akram, membuka pintu dan masuk ke dalam kamar orang tuanya dan mendapati kedua orang tuanya dalam keadaan bersimbah darah.

“ Melihat Kedua orang tuanya yang sudah tidak bernyawa di dalam kamar pribadinya, saat itu juga Akram menghampiri kedua orang tuanya dan selanjutnya berlari keluar untuk meminta tolong.” kata Leo

Atas peristiwa itu, sontak keluarga dan tetangga korban melihatnya. Kemudian pihak keluarga melaporkan kepada Kepala Desa ( Kades ) setempat untuk dilanjutkan laporan ke Polres. Dan kini pihak polisi masih melakukan penyelidikan. Dan barang bukti yang diamankan polisi di tempat kejadian adalah sebilah parang dengan noda darah, sebilah parang masih dalam sarungnya yang tidak ada darahnya, 1 buah sarung parang, 4 unit handphone, 2 buah sarung dan 1 buah bra.|Dji

banner 336x280
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.