Kadisdik Polman, Pantau Siswa Belajar Luring di Masa Pandemi

Kadisdik Polman, Pantau Siswa Belajar Luring di Masa Pandemi

POLMAN, pojokcelebes.com | Tidak semua sekolah di Kabupaten Polewali Mandar menggelar proses belajar secara Dalam Jaringan ( Daring ) melalui online di masa pandemi Covid-19. Khusus daerah pelosok dan terpencil yang tak memiliki akses jaringan internet, proses belajar dilakukan di luar jaringan ( Luring ).

Untuk memastikan pelaksanaan Luring berjalan di daerah pelosok Kabupaten Polewali Mandar sesuai protokol kesehatan. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan ( Disdikbud ) Andi Nursami Masdar lakukan pemantauan di sejumlah kecamatan. 

BACA JUGA

Pekan lalu, Kepala Disdikbud Andi Nursami Masdar melakukan proses pemantauan luring di sejumlah sekolah di Kecamatan Tubbi Taramanu (Tutar).  Didampingi beberapa guru di Kecamatan Tutar, Andi Nursami memantau langsung proses belajar luring di daerah yang sulit dijangkau jaringan internet tersebut. 

Andi Nursami mengatakan kunjungannya untuk memantau langsung jalanya proses belajar mengajar secara luring. Termasuk mengecek apakah pelaksanaan luring menerapkan protokol kesehatan dalam mencegah penyebaran Covid-19. 

Selain itu juga untuk memastikan apakah pembelajaran luring berjalan sesuai dengan apa yang diharapkan serta memastikan dalam proses belajar tersebut guru dan siswa tetap menerapkan protokol kesehatan ketat. 

Andi Nursami Masdar mengatakan pemantauan ini bertujuan untuk memastikan proses pembelajaran yang diterapkan berjalan sesuai dengan standar protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

“Pemantaun ini merupakan program kerja Disdikbud Polman. Dengan memantau langsung peserta didik yang belajar luring di daerah yang jaringan internetnya belum ada. Sekaligus memastikan protokol kesehatan tetap dijalankan selama proses luring,” terang Andi Nursami Masdar senin (15/11) 

Dari hasil pemantauannya, Lanjut Andi Sami sapaan akrabnya, siswa belajar luring di ruang terbuka dan ada juga di rumah gurunya tetapi tetap mengedepankan protokol kesehatan. Dimana siswa didampingi gurunya dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yakni jaga jarak dan pakai masker.

Kepala Bidang Pendidikan dan Pengajaran ( Dikjar ) Nurman AM mengatakan Disdikbud Polman sebelumya juga sudah mengunjungi beberapa kecamatan seperti Bulo dan Tapango serta Matanganga. Ia juga menyampaikan jika sistem during tidak monoton karena ada juga beberapa siswa yang orang tuanya tidak punya handphone dan daerah yang belum terkoneksi jaringan.|RAH

Bagikan :

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on telegram

BacaJuga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

AYO BERIKLAN…..!!

 

 

IKLANKAN USAHA ANDA !

 

Ekonomi

IKLAN MURAH HANYA DISINI !

 

 

BANNER 1

Berita Terbaru