banner 728x250

Dijerat UU Pemilu, Lurah Rangas Siap Dimejahijaukan

  • Bagikan
Penyidik Polresta Mamuju, tengah menyerhkan berkas perkara yang di saksikan langsung Kejari Sulbar.
banner 468x60

MAMUJU, pojokcelebes.com | Setelah dinyatakan berkas perkara Lurah Rangas Iswahyudi, yang sangkakan melanggar UU Pemilu, hari ini Senin ( 23 /11 ) resmi dilimpah tersangka dan barang buktinya ke Kejaksaan Negeri ( Kejari ) Mamuju, untuk dilakukan penuntutan di pengadilan negeri ( PN ) Mamuju.

Kejari Mamuju, Ranu Indra, SH membenarkan hari ini, tersangka dan barang bukti perkara Lurah Rangas, atas nama Iswahyuddin, sudah  diterima oleh Jaksa penuntut Kejari Mamuju. Dan kata dia, setelah diteliti dan sudah dinyatakan P21, hari ini juga langsung di limpah ke pengadilan negeri ( PN ) Mamuju. 

banner 336x280

“ Iya tadi pagi kami terima berkas dan barang buktinya.  Dan setelah dinyatakan lengkap, hari ini juga kami langsung limpah ke pengadilan untuk disindangan. Namun kami masih menunggu kapan jadwal  sidangnya, “ sebut Kajari Mamuju kepada pojokcelebes.com

Dikonfirmasi Andi Irwin, SH sebagai penasehat hukum ( PH ) tersangka Lurah Rangas, mengaku sudah mengetahui bahwa hari ini, berkas perkara kliennya sudah dinyatakan P21. Namun kata dia,  soal apa yang disangkakan sama kliennya sangat tidak logis, karena apayag dilakukan oleh kliennya sama sekali tidak pernah mengerahkan massa ke tempat itu.  Hanya kata dia, memang ada pembagian BLT dan pembagian vitamin kepada warga  ditempat kepala lingkungan yang kebetulan ditemukan Baliho salah satu Paslon yang menempel di rumah kepala lingkungan  itu. 

“ Kemarin itu memang ada pembagian BLT dan vitamin. Namun menurut klien kami pembagian BLT di luar rumah sementara pembagian vitamin dilakukan setelah usai pembagian BLT namun di ruangan yang berbeda, “  ujar pengacara asal Makassar itu.

Dia mengaku, bersama timnya mengaku akan total akan mendampingi kliennya, selama persidangan berlangsung.

“ ini kan yang menjerat klien kami soal netralitas PNS. Untuk persidangan nanti kami akan dampingi dan banyak juga bukti – bukti yang bisa disampaikan di hadapan majelis hakim, “ tegas Irwin

Seperti diketahui, Gakkumdu Mamuju mendapat laporan soal adanya dugaan pelanggaran Pemilu. Dalam proses Gakkumdu, Lurah Rangas langsung menetapkan tersangka dan dikenakan pasal 188 UU nomor 1 tahun 2015, sebagai diubah UU  tahun 2016 sebagai pengaturan pengganti UU nomor 10 tahun 2016 dengan ancaman 6 bulan penjara dengan denda 600 Ribu dan maksimal 6 juta. |007

banner 336x280
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.