Hari ini, Kades Tamalantik Resmi Pakai Rompi Tahanan Kejari Mamasa

Hari ini, Kades Tamalantik Resmi Pakai Rompi Tahanan Kejari Mamasa

MAMUJU, pojokcelebes.com | Kepala desa ( Kades ) Tamalantik Kecamatan Tanduk Kalua Kabupaten Mamasa, hari ini Rabu ( 25/11 ), akhirnya resmi memakai rompi oranye tahanan Kejaksaan Negeri ( Kejari Mamasa ) setelah dinaikkan statusnya menjadi tersangka dan hari ini juga Kades aktif itu langsung dilakukan penahanan. 

Kejari Mamasa, Erianto, SH kepada pojokcelebes.com mengatakan, setelah dilakukan beberapa kali pemeriksaan terhadap oknum Kades inisial CK, berdasarkan hasil perhitungan kerugian negara kurang lebih 500 Juta oleh Inspektorat, terhadap penggunaan dana desa ( DD ) dan dana alokasi desa ( ADD )  tahun 2018. Tersangka CK resmi ditetapkan tersangka dan langsung penahanan selama 20 hari kedepan  

BACA JUGA

“ Oknum Kades ini, setelah dilakukan penyidikan beberapa kali  oleh penyidik Pidsus Kejari Mamasa. Barusan, sang Kades ini resmi ditetapkan tersangka dan hari ini juga kami tahan soal dugaan penyalahgunaan ADD dan DD tahun 2018, yang ditemukan kerugian negara kurang lebih 500 Juta,” kata Erianto.

Lanjut kata dia, sebelum ditetapkan jadi tersangka, tim penyidik Pidsus Kejari Mamasa telah melakukan penyelidikan, terhadap penggunaan anggaran DD dan ADD yang dikelola Desa Tamalantik tahun 2018, dengan nilai anggarannya kurang lebih 1 Miliar. Lanjut kata dia, namun dalam pengelolaannya terhadap beberapa item pekerjaan ditemukan proyek desa yang dikurangi volume bahkan ada proyek desa yang diduga fiktif serta adanya beberapa item pengadaan yang dijadikan hak milik pribadi. Hal inilah kata dia, yang menjadi dasar penyelidikan Kejari dengan menggandeng Dinas PU dan Inspektorat kabupaten Mamasa. 

“ Dugaan penggunaan ADD dan DD tahun 2018 yang diduga dimainkan oleh tersangka oknum Kades, seperti pengadaan kendaraan, proyek rabat beton, pipanisasi air bersih  dan talud fiktif. Hal ini, sehingga kami melakukan penyelidikan dan akhirnya penyidik temukan dugaan pelanggaran ditambah adanya hasil audit kerugian. Dan hari ini, oknum Kades langsung kami tetapkan jadi tersangka dan hari ini juga kami tahan untuk kepentingan penyidikan, “ tegas Kajari Mamasa.  

Dia Menambahkan, salah satu alasan penyidik melakukan penahanan terhadap oknum Kades ini adalah hanya alasan subjektif yang menginginkan tersangka tidak mengulangi lagi perbuatannya.        

“ salah satu alasan penahanan tersangka, ya sesuai dengan undang – undang boleh saya tahan. Kalau subjektifnya sebagai penyidik, kami kuatir jangan sampai tersangka mengulangi perbuatannya, sehingga kami tahan,” pungkasnya.|007

Bagikan :

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on telegram

BacaJuga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

AYO BERIKLAN…..!!

 

 

IKLANKAN USAHA ANDA !

 

Ekonomi

IKLAN MURAH HANYA DISINI !

 

 

BANNER 1

Berita Terbaru