Lurah Rangas Dituntut dengan Denda 3 Juta Subsider 3 Bulan

MAMUJU, pojokceebes.com | Lurah Rangas Wahyuddin Firdaus, yang menjadi terdakwa pelanggaran Pemilu. Kamis ( 26/11 ), dituntut oleh jaksa penuntut umum ( JPU ) dengan denda 3 Juta subsider tiga bulan kurungan penjara.

Agenda pembacaan tuntutan yang dibacakan langsung oleh JPU, Yusriani Yunus, SH bersama Yusnita, SH, dengan menyebutkan beberapa materi tuntutannya adalah saat terdakwa terbukti mempengaruhi dua orang saksi yakni Supriyanto dan Kamaria  dengan mengatakan bahwa pilih nomor dua dengan menggunakan bahasa daerah “ pilih nomor dua ne’ tapi mala toi tongang – tongang, “ ( Bahasa daerah ).  Hal ini sebut JPU, bahwa terdakwa terbukti mempengaruhi saksi sehingga menguntungkan salah satu pasangan calon ( Paslon ) bupati dan wakil bupati nomor 02.

BACA JUGA

“ Terdakwa terbukti mempengaruhi salah satu paslon nomor 02, dan menuntut terdakwa dengan denda 3 Juta subsider 3 bulan penjara, “ singkat Yusriani.

Sementara Tiga orang penasehat hukum ( PH ) terdakwa yakni Nasrun, SH, Jeck Timbonga, SH.MH dan Akriadi, SH mengatakan dari tuntutan JPU yang baru saja dibacakan, tim kuasa hukum berkesimpulan nantinya akan dituangkan dalam pembelaan. Menurut Akriadi, bahwa tuntutan JPU beberapa unsur tidak terpenuhi karena sebelumnya dari ajakan tidak terbukti, hanya saja dari hasil keterangan saksi dan tidak ada bukti lain yang mengarahkan yang dilakukan kliennya.  

“ Setelah kami mendengar Tuntutan Jaksa penuntut umum, maka kami berkesimpulan akan membuat pembelaan dan akan meminta klien kami dibebaskan karena Kami anggap bahwa dari beberapa unsur itu tidak terpenuhi, sebelumnya mengenai ajakan itu kan hanya sebatas pengakuan saksi dan kami anggap tidak terbukti dan tidak ada bukti lain yang membuktikan bahwa pak Lurah mengarahkan untuk memilih salah satu Paslon, “ jelas Akriadi.

Seperti diketahui sidang yang berlangsung di Pengadilan Negeri ( PN ) Mamuju, Diketuai Majelis Hakim, Heriayanto, SH.MH  dengan dua hakim anggota Nurleli, SH dan Harwansyah, SH.MH. Sidang kembali digelar besok, Jumat ( 27/11 ) dengan agenda pembacaan pembelaan oleh penasehat hukum terdakwa. |Dji      

Bagikan :

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on telegram

BacaJuga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

AYO BERIKLAN…..!!

 

 

IKLANKAN USAHA ANDA !

 

Ekonomi

IKLAN MURAH HANYA DISINI !

 

 

BANNER 1

Berita Terbaru