banner 728x250

Isak Tangis Iringi Pemakaman Korban Kebakaran di Tumpiling

  • Bagikan
Dua keranda korban kebakaran sedang disung oleh warga setempat untuk dimakamkan.
banner 468x60

POLMAN, pojokcelebes.com | Pasca kebakaran yang terjadi dini hari di jalan Budi Utomo kelurahan Pekkabata Kabupaten Polman, yang menghanguskan satu unit rumah milik Unding, dini hari tadi. Hari ini juga Kamis ( 3/12 ),diketahui 3 orang korban yang tewas terpanggang langsung dimakamkan. Pemakaman tiga korban yang tewas itu diiringi isak tangis keluarganya.

Berdasarkan pantauan media, di rumah tersebut terdapat 5 orang. Yakni unding dan istrinya, anaknya Indah, Ma’rifah dan ponakan Unding Nauval. Saat peristiwa kebakaran terjadi Unding dan Istrinya berhasil selamat namun tidak dengan Indah, Ma’rifah dan Naufal yang menjadi korban atas peristiwa tersebut. 

banner 336x280

Saat ini ketiganya sedang disemayamkan di rumah duka yang tak lain rumah nenek Indah dan ma’rifah di Desa Tumpiling, kecamatan Wonomulyo dan rencananya siang akan dimakamkan di pemakaman umum desa Tumpiling. 

Isak tangis pun tak terbendung mengiringi indah dan Ma’rifah menuju peristirahatan terakhirnya, orang tua keduanya terlihat lemas dan tak sadarkan diri melihat kedua putrinya sudah tak terbujur kaku. 

Paman korban Ali Anwar ketika ditemui di rumah duka terlihat terpukul atas peristiwa yang menimpa keponakannya dan hanya bercerita bahwa dirinya menerima telepon pada pukul 02.00 dan langsung menuju lokasi kebakaran namun naas saat sang paman tiba di lokasi sang ponakan yang dikenal ramah sudah terbujur kaku. 

” Saya kan di rumah ( Tumpiling ), saat menerima telepon pada pukul 02.00  saya langsung ke lokasi kebakaran dan saat itu Api sudah menghanguskan rumah keluargaku dan keponakanku sudah meninggal dunia” Ungkapnya dengan nada sedih

Lebih lanjut Ali menjelaskan sejatinya Indah bulan depan akan melangsungkan pernikahan namun takdir Tuhan berkata lain untuk mereka. 

Di Tempat terpisah, Ipar Korban, Uci mengatakan dirinya masih syok atas peristiwa yang menimpa keluarganya. 

” Saya tidak bisa bicara banyak karena masih tidak percaya ka iparku meninggal dua orang sekaligus ” Ucapnya sambil berurai air mata. RAH

banner 336x280
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.