banner 728x250

Seorang Sales Barang Dikabarkan Hilang Kontak di Wilayah Kota Mamasa

  • Bagikan
banner 468x60

MAMASA, pojokcelebes.com | Seorang pria yang diketahui bernama Ahmad Kadir dan bekerja sebagai sales disalah satu perusahaan di kota Makassar, dikabarkan hilang di sekitar wilayah Kabupaten Mamasa, sejak hari Kamis tanggal 3 Desember 2020.

Kasat Reskrim Polres Mamasa, Ipda Dedi Yulianto kepada pojokcelebes.com mengatakan, nama Ahmad Kadir diketahui sebelum masuk menagih langganannya di beberapa toko di Kota Mamasa, diketahui Ahmad menagih di beberapa toko di kota Kabupaten Polman. Dan menurut bos tempat dia bekerja, bahwa Ahmad Kadir membawa uang sekitar belasan juta dari hasil tagihannya di Polman. Dan dilanjutkan dengan menagih di kota Mamasa, dengan mendapatkan uang sekitar 2,5 Juta.

banner 336x280

“ Sebelum masuk menagih di kota Mamasa, Korban Ahmad, sudah melakukan tagihan di kota Polman dengan mendapatkan uang sekitar 12 juta lebih. Dan lanjut menagih di Mamasa, dia hanya dapat sekitar 2, 5 juta, menurut bosnya, “ sebut Dedi. 

Lanjut lata dia, korban yang menggunakan motor Honda Scoopy, dengan nomor polisi DP 3205 RV. Diketahui setelah menagih hari Kamis di kota Mamasa di salah satu toko Surya Mart Mamasa, tiba tiba hilang kontak. Berdasarkan pengakuan istri korban, bahwa korban sempat menelpon sebelum korban hilang hingga sekarang korban sudah tidak bisa dihubungi lagi.

“ setelah menagih dari salah satu toko di Mamasa, korban sempat menghubungi istrinya namun setelah itu tiba – tiba sudah tidak ada kabar dan kontak hilang karena tidak bisa dihubungi lewat handphone sampai saat ini, “ jelas Dedi.

Dia pun merilis ciri – ciri korban, nama Ahmad Kadir beralamat Baruang Kecamatan Paleteang Kabupaten Pinrang Provinsi Sulawesi Selatan ( Sulsel ). Jika ada yang melihat korban segera dilaporkan ke polisi stempat. | DJI

banner 336x280
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.