banner 728x250

Tertarik Daun Muda, Aldi Berujung di Jeruji Besi

  • Bagikan
Foto Ilustrasi
banner 468x60

MAMASA, pojokcelebes.com | Tertrik dengan daun muda, seorang pria beristri  inisial NA alias Aldi ( 33 ), harus mempertanggung jawabkan perbuatannya karena diduga telah melakukan perbuatan tidak senonoh yang layaknya suami istri terhadap anak dibawah umur ( 14 tahun ) di Desa Salukepo Kelurahan Salukepo Kecamatan Bambang Kabupaten Mamasa. 

Kasat Reskrim polres Mamasa, Iptu Dedi Yulianto mengatakan, pelaku yang sudah diamankan itu kepada Polisi mengaku, pelaku berani melakukan persetubuhan kepada korban yang masih duduk di bangku kelas II SMP, karena tertarik dengan korban yang masih muda dibanding dengan istri sahnya yang sudah 4 tahun menikahinya belum memberikan keturunan. 

banner 336x280

Lanjut Dedi, korban yang menjadi tempat pelampiasan nafsu korban diketahui dilakukan di beberapa tempat. Selain di rumah pribadinya, pelaku juga menghajar korban yang masih perawan itu di rumah kediaman kakak pelaku.  Bahkan, pengakuan pelaku pernah melakukan persetubuhan terhadap korban dua kali berturut – turut. 

“ Korban ini menjadi tempat pelampiasan nafsu pelaku dan mengaku melakukan lebih dari satu kali ditempat yang berbeda, dan setiap ingin melakukan persetubuhan pelaku harus membujuk dan memaksa, “ kata Dedi kepada pojokcelebes.com.  

Kini pelaku sudah dalam tahanan Polres Mamasa untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, sementar korban harus pasrah dengan keadaan yang masa depannya sudah direnggut oleh sang pelaku. Polisi pun langsung mentersangkakan pelaku karena melanggar pasal 81 ayat ( 1 ), (2) UU No. 17 tahun 2016 tentang penetapan perpu No. 1 tahun 2016 Jo. Pasal 76D UU No. 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak.

“ Setiap orang yang melanggar ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 76D dipidana dengan pidana penjara paling singkat 5 ( lima ) tahun dan paling lama 15 ( lima belas ) tahun dan denda paling banyak Rp 5 miliar.” pungkas Dedi. | ZUL

banner 336x280
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.