Derita Marlina Terbaring Sakit, Bertahan Hidup di Rumah Reyot di Tengah Pandemi

Derita Marlina Terbaring Sakit, Bertahan Hidup di Rumah Reyot di Tengah Pandemi

MATENG, pojokcelebes.com | Masa pandemi Covid – 19 yang kini belum usai. Cerita kisah pilu satu keluarga hidup di rumah reyot di Desa Lumu Kecamatan Budong – Budong Kabupaten Mamuju. Semakin diperparah saat ibu rumah tangga ini atas nama Marlina ( 40 ), berbaring sakit ditempat tidur sudah setahun lebih akibat penyakit pembekakan jantung ( Kardiomegali ) dan patah tulang belakang yang dialaminya.

Kondisi Marlina yang terbaring sakit di Puskesmas Topoyo.

Marlina yang bertahun – tahun tinggal di rumah reyot bersama suami dan Lima anaknya, penyakit yang diderita sudah lama hingga harus berbaring tidak berdaya diatas tempat tidur. Rumah yang berdinding papan dan beratap rumbia itu diketahui hanya menumpang berdiri di pekarangan orang. Suaminya hanya bekerja sebagai kuli harian dan penghasilannya tentu tidak mampu menopan kebutuhan sehari – harinya bersama keluarga kecilnya.

BACA JUGA

Yudi Pranata salah seorang tetangga Marlina, kepada pojokcelebes.com mengatakan, Ibu Marlina ini sudah lama menderita sakit dan hanya terbaring kaku setipa hari di kamarnya akibat penyakit yang dideritanya. Masyarakat yang prihatin dengan kondisi Marlina yang tiap malam merintih, terpaksa harus  dilarikan ke Puskesmas Topoyo.  

“ Kami kasian melihat ibu Marlina yang menahan rasa sakit setiap hari. Suami Ibu Marlina kesehariannya cuman kuli bangunan pak, untuk bisa menafkahi istri dan Lima anaknya. Saat ini ibu Marlina hanya pasrah, suaminya hanya bisa mendoakan kesembuhan istrinya namun terkendala dengan biaya.” kata Yudi.

Kini Marlina yang sudah terbaring di ruangan perawatan Puskesmas Topoyo, untuk menunggu tindakan pihak medis. Dia pun berharap ada tangan – tangan agung memberikan sumbangan untuk melanjutkan tindakan operasi, karena pasien Marlina miliki BPJS namun tidak bisa digunakan.   

“ Pasien ibu Marlina, baru – baru ini terima bantuan dana dari pemerintah daerah Mateng dan kecamatan dan uang terkumpul sudah Tiga juta. Dan saat ini sudah dirujuk ke RS Mamuju. Kami berharap semoga ada perhatian sesama warga untuk membantu meringankan beban keluarga Marlina yang kini terbaring di rumah sakit, “ harapnya.        

Diketahui, Marlina, adalah ibu rumah tangga dan suaminya bersama Lima anaknya yang masih kecil. Dia hidup bahagia bersama suaminya tercinta, meski dalam serba kekurangan. Mereka hidup di tengah kemelaratan di sebuah rumah bak gubuk bambu yang tak ada aliran listrik.

Kondisi rumah milik Marlina, hanya beratap daun rumbia dan sebagiannya sudah lapuk dan bocor. Dindingnya pun dari sisa papan, tampak dari depan rumah itu sudah miring, yang bila dihempas angin kencang mungkin saja roboh dan rata dengan tanah.ZUL

Bagikan :

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on telegram

BacaJuga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

IKLANKAN USAHA ANDA !

 

MARI BERIKLAN DISINI

 

Ekonomi

IKLAN MURAH HANYA DISINI !

 

 

BANNER 1

Berita Terbaru