Permohonan Prapradilan Kades Tamalantik Ditolak

Permohonan Prapradilan Kades Tamalantik Ditolak

Buntut Kekecewaan Ditetapkan Tersangka Korupsi DD di Mamasa

MAMASA, pojokcelebes.com | Upaya Kepala Desa Tamalantik, inisial CK, ( Pemohon ) yang mempermasalahkan statusnya menjadi tersangka pada dugaan kasus Korupsi dana desa ( DD ) tahun 2018, dengan melakukan upaya hukum lewat pra pradilan terhadap Kejari Mamasa sebagai termohon di Pengadilan Negeri Polman. Selasa kemarin 5 Januari 2021, ditolak oleh pihak majelis hakim PN Polman, dengan putusan perkara Praperadilan No. 2/ Pid. Pra/ PN. Pol, tgl. 22 Desember 2020 yang diajukan oleh tersangka perkara Korupsi CK sebagai pemohon.

BACA JUGA

Kajari Mamasa, Erianto kepada pojokcelebes.com mengaku, Kades Tamalantik yang non aktif itu, sejak statusnya dinaikkan jadi tersangka atas dugaan kasus korupsi DD dan ADD tahun 2018 dengan kerugian negara kurang lebih 450 juta. Rupanya sang kades mempersoalkan statusnya yang dinaikkan menjadi tersangka serta penahanan dirinya.

Lanjut kata Erianto, dalam permohonan pemohon kepada majelis hakim meminta penyidikan, penetapan tersangka dan penahanan tersangka dibatalkan, dengan alasan tidak sesuai dengan prosedur. Dan juga menurut pemohon, belum cukup dua alat bukti tetapi sudah ditetapkan menjadi tersangka dan ditahan.   

“ Mencoba mempersoalkan penyidikan dan keputusan penetapan tersangka, penahanan oleh Kejari Mamasa, sehingga dia melakukan upaya hukum prapradilan. Namun Puji Tuhan, permohonan pemohon ditolak oleh PN Polman   yang artinya dimenangkan oleh oleh Kejari Mamasa, “ katanya kepada wartawan media ini. Selasa, ( 5/1 )

Lanjut kata dia, salah satu alasan hakim menolak permohonan pemohon adalah bahwa penetapan pemohon menjadi tersangka sudah tepat karena sudah sesuai dengan prosedural yang didukung dua alat bukti.

“ Hakim berpendapat bahwa penyidikan dan keputusan penetapan tersangka oleh Kejari Mamasa sudah tepat, karena sudah sesuai prosedural dan bahkan sudah didukung lebih dari 2 alat bukti.” sebut Erianto

Masih dia, kasus ini yang masih dalam penyidikan, dalam waktu dekat akan dilimpah di Pengadilan Tipikor Mamuju.

“ Kalau sudah rampung pemberkasannya kasus ini kami segera akan limpah Pengadilan Tipikor Mamuju, untuk melakukan penuntutan karena kasus ini ada temuan kerugian negara sebesar kurang lebih 450 juta, “ 

Seperti diberitakan sebelumnya, Kepala desa ( Kades ) Tamalantik Kecamatan Tanduk Kalua Kabupaten Mamasa, hari Rabu ( 25/11 ), akhirnya resmi memakai rompi oranye tahanan Kejaksaan Negeri ( Kejari Mamasa ) setelah dinaikkan statusnya menjadi tersangka atas kasus Korupsi DD di desanya tahun 2018. Penyidik Pidsus yang melakukan beberapa kali pemeriksaan terhadap oknum Kades inisial CK, berdasarkan hasil perhitungan kerugian negara kurang lebih 450 Juta oleh Inspektorat, terhadap penggunaan dana desa ( DD ) dan dana alokasi desa ( ADD )  tahun 2018. Tersangka CK resmi ditetapkan tersangka dan langsung penahanan selama 20 hari kedepan. |Aji 

Bagikan :

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on telegram

BacaJuga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru