Kepala BMKG Minta Masyarakat Mamuju Tidak Tinggalkan Tempat dan Jangan Termakan Isu Hox

Kepala BMKG Minta Masyarakat Mamuju Tidak Tinggalkan Tempat dan Jangan Termakan Isu Hox

Mamuju,Pojokcelebes.com – Kepala BMKG pusat, Rita meminta kepada semua masyarakat yang di Sulawesi Barat khususnya di yang bermukim di posko- posko di Mamuju dan Majene,agar jangan termakan info hoax yang tidak benar kebenarannya.

” saya mohon masyarakat di Mamuju dan sekitarnya tidak perlu panik dan jangan terpancing oleh isu apalagi ada yang mengatakan keluarganya 8,2 dan ada juga yang mengatakan harus keluar dari Mamuju. Dengan tegas saya katakan tidak pernah BMKG mengatakan seperti itu. Dan itu salah sama sekali,”kata Rita dihadapan sejumlah wartawan. Dalam kunjungannya di Mamuju, hari ini Minggu ( 17/1 )

BACA JUGA

Dia mengaku, BMKG menghimbau kepada warga atau masyarakat untuk menjauhi bangunan-bangunan yang muda runtuh cari tempat yang aman jauh dari reruntuhan bangunan, jauh dari lereng yang rawan longsor dan cukup jauh dari pantai.

” Kami tidak pernah mengeluarkan himbauan yang bikin gaduh masyarakat. Yang kami sampaikan atau himbau kepada masyarakat Mamuju dan sekitarnya adalah menjauhi bangunan – bangunan yang muda runtuh, lereng yang rawan longsor dan cukup jauh dari pantai untuk menghindari tsunami,” imbuhnya.

Selain itu kata Rita, selalu mewaspadai adanya gempa susulan tetapi tidak sebesar 8,2 Magnitudo. Sehingga diminta kepada masyarakat untuk tidak panik dan tidak perlu keluar dari Mamuju, karena kata dia,rombongan menteri juga sedang ada di Mamuju saat ini.

” Saya minta kepada masyarakat agar tidak panik dan tidak perlu keluar dari Mamuju. Saya pun bersama pak menteri PUPR ada do Mamuju, kalau mau da info itu saya yang duluan keluar dari Mamuju, jadi tak usah panik. Kalau gempa disukainya pasti ada tapi tidak sebesar 8,2 Magnitudo yang beredar di luar informasinya,” jelas Rita. | Aji

Bagikan :

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on telegram

BacaJuga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru