banner 728x250

Bertahan di Tenda pengungsian Karena Sakit, Nyawa A’ling Tidak Tertolong

  • Bagikan
banner 468x60

MAMUJU, pojokcelebes.com | Seorang pria atas nama A’ling ( 47 ) dikabarkan meninggal di tenda pengungsian setelah bertahan 6 hari dengan kondisi sakit – sakitan. Jumat malam, 22 Januari 2021. sekitar pukul 21.30 Wita. 

A’ling adalah Warga Lingkungan Padang Baka Kelurahan Rimuku Kecamatan Mamuju, Kabupaten Mamuju Provinsi Sulawesi Barat ( Sulbar ), menghembuskan nafas terakhir di tenda pengungsian yang tak jauh dari rumahnya.

banner 336x280

“Almarhum menghembuskan nafas terakhir sekira pukul 21.30 waktu Mamuju, tadi malam,” kata Darmi yang tak lain istri almarhum 

Darmi mengaku, almarhum suaminya diketahui mengidap penyakit komplikasi sejak dua bulan terakhir dan sempat sempat menahan rasa sakit selama enam hari di tenda pengungsian. Dan selam di tenda pengungsian almarhum pernah mendapat pengobatan dari tim medis.

“Sudah dua bulan suami saya sakit komplikasi menderita penyakit ginjal dan kelainan pada hati. Dan enam hari bertahan di tempat pengungsian, tetapi Tuhan berkata lain,  ” kata Istri A’ling, 

Kepada Media ini, Darmi bercerita bahwa dirinya bersama suami, serta empat orang anaknya sudah berada di tempat pengungsian di Lingkungan Pandang Baka Induk, Kelurahan Rimuku Kecamatan Mamuju. Sejak gempa bumi mengguncang Sulbar, Jumat 15 Januari 2021 dengan berkekuatan 6,2 magnitudo. Bersama keluarganya sampai saat ini masih bertahan di tenda pengungsian karena trauma dengan adanya gempa susulan.

“Suami saya menderita penyakit ginjal dan kelainan pada hati, hanya sekali diperiksa oleh dokter relawan dan sudah diberikan resep obat setelah diperiksa oleh dokter,” ungkap Darmi. | Aji

banner 336x280
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.