banner 728x250

Klinik Hewan Mamuju, Tangani 122 Ekor Kucing Sakit Terdampak Gempa

  • Bagikan
drh. Fikri terlihat menangani kucing sakit terdampak gempa di klinik hewan di jalan Martadinata.
banner 468x60

MAMUJU, pojokcelebes.com | Ratusan kucing dengan berbagai jenis, yang terdampak gempa berhasil diselamatkan tim relawan perhimpunan dokter hewan indonesia ( PDHI ) Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat ( Sulbar ). 

Hingga hari ke 19 pasca gempa Mamuju dan Majene, tim relawan dari dokter hewan ini diketahui sudah menyelamatkan 122 hewan peliharaan kucing dari berbagai jenis.   

banner 336x280

Ditemui koordinator drh. Muchammad Achsinul Fikri Ma’ruf, di klinik kesehatan hewan Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia ( PDHI ) Sulbar dan Sulsel, menyebutkan bahwa hewan kucing yang mendapatkan perawatan rata – rata mengalami trauma psikis akibat gempa, sehingga hewan peliharaan ini kebanyakan mengalami muntah, diare dan ketakutan. Selain itu kata dia, beberapa kucing ada yang mendapatkan tindakan operasi oleh dokter karena luka dan patah akibat tertimpa reruntuhan.

“ sampai saat ini memasuki hari ke 19 pasca gempa, kucing yang kami tangani sudah berjumlah 122 kucing. Dan kebanyakan kucing yang trauma psikis dengan mengalami ketakutan, diare dan muntah – muntah. Dan tiga kucing dinyatakan tidak tertolong ( mati ) karena kondisinya luka parah, “ sebut Fikri.  

Selain mengobati hewan peliharaan kucing, tim relawan ini juga membuka pelayanan kesehatan terhadap burung dan anjing. Dan klinik hewan yang terdampak gempa ini, dibantu oleh sejumlah relawan pecinta kucing seperti kitabisa.com / hewanterdampakbencana. Cat Lover Sulawesi Tengah dan Makassar Pet Clinic. 

“ Pada hari kedua pasca gempa, kami dari tim relawan langsung membuka broadcast soal penanganan hewan kucing yang terdampak gempa. Dan saat itu juga, banyak warga pecinta kucing yang datang langsung membawa kucingnya untuk dilakukan penanganan pengobatan bahkan ada tindakan operasi, “ ujarnya

Selain itu dilakukan pengobatan kata Fikri, tim relawan juga melakukan street feeding. artinya kata dia, tim relawan langsung memantau rumah – rumah warga yang ditinggal penghuninya Sementara kucing peliharaannya terjebak didalam rumah. Hal ini kata dia, tim relawan ini langsung membantu memasukkan makanan agar sang kucing bisa makan.

“ Kemarin kami lakukan street feeding bahkan sampai hari ini juga kami masih lakukan. Memberi makan kucing yang terjebak dalam rumah, sementara penghuninya ditinggal mengungsi. Ini yang kami lakukan memasukan makanan kedalam rumah dengan cara cari celah atau di selip – selip, yang penting kucing itu bisa makan, “ ujarnya.

Selain bisa memberikan pengobatan terhadap hewan peliharaan kucing yang terdampak gempa bumi. Tim relawan ini juga memberikan makan kucing secara gratis baik dalam bentuk kering maupun basah. Dan kata dia, sampai saat ini makanan kucing yang sudah tersalur secara gratis sudah mencapai 1,3 ton.

“ Makanan kucing ini kami kumpul dari sejumlah donasi khususnya para pecinta kucing. Dan hingga saat ini, makanan kucing yang sudah tersalur secara gratis sudah mencapai 1,3 ton pada pasca gempa Mamuju dan Majene,” pungkasnya. |Aji

banner 336x280
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.