banner 728x250

Terungkap di Lapas Polewali, Isi Wadah Makanan Diselip Sabu 2 Saset

  • Bagikan
Petugas P2P Lapas Polewali menangkap basah makanan yang berisi narkoba jenis sabu.
banner 468x60

Mamuju,pojokcelebes.com – Petugas penjaga pintu utama ( P2U ) Lembaga Pemasyarakatan ( Lapas ) Polewali Kabupaten Polewali Mandar ( Polman ) Provinsi Sulawesi Barat ( Sulbar ). Berhasil menggagalkan peredaran Narkoba jenis sabu ke dalam Lapas berjumlah 2 saset dengan berta 3 gram, yang diselip di wadah makanan nasi campur. Rabu ( 3/2 ).  

Petugas Lapas Polewali, Muhammad Ilham, menemukan barang yang diduga narkoba setelah memeriksa barang titipan untuk narapidana sebuah wadah makan yang berisi nasi dan ikan kering yang sebelumnya telah dibungkus plastik cetik.  

banner 336x280

Dan barang tersebut dipastikan merupakan Narkotika jenis sabu setelah diperiksa oleh pihak anggota Kepolisian Resort Polman. Namun sayang, pengunjung yang tidak diketahui identitasnya itu, langsung pergi dengan terburu – buru meninggalkan titipannya dengan petugas Lapas.

Atas kejadian tersebut, Ilham langsung melaporkan ke Kepala. KPLP. Dan narapidana yang dititipkan barang tersebut dipanggil dan dilakukan pemeriksaan oleh Kalapas bersama Kasi. Kamtib dan Karupam Lapas Polewali. Namun, narapidana yang bersangkutan mengaku tidak pernah memesan dan tidak mengetahui siapa yang telah mengantarkan barang tersebut.

Kepala Divisi Pemasyarakatan, Robianto, atas peristiwa itu pihaknya langsung  berkoordinasi dengan Satuan reskrim Narkoba Polres Polman. 

“Kami mengapresiasi ketelitian dan kewaspadaan dari para petugas kami di Lapas Polewali, kami berharap agar sikap ini terus dijaga dan ditingkatkan, sehingga tidak ada lagi barang terlarang dalam bentuk apapun masuk ke dalam Lapas maupun Rutan.” Ungkap Robianto, usai ketemu dengan Polisi Narkoba .

Masih ditempat yang sama anggota reserse Narkoba beserta tim tiba di Lapas Polewali, narapidana yang bersangkutan diperiksa, namun yang bersangkutan masih belum mengaku bahwa barang haram tersebut adalah miliknya. Barang bukti tersebut kemudian diserahkan kepada pihak sat res narkoba guna proses hukum selanjutnya.

“ Narapidana yang bersangkutan saat diperiksa oleh anggota reserse Narkoba, malah terpidana tetap kukuh dengan pendiriannya dan tidak mengakui bahwa barang haram itu miliknya, “ pungkas Rubianto.  

banner 336x280
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.