Petani Beli Pupuk Subsidi Paketan, ini Kata Kadis Pertanian Mateng

Petani Beli Pupuk Subsidi Paketan, ini Kata Kadis Pertanian Mateng

Pojokcelebes.com | Petani di Kabupaten Mamuju Tengah ( Mateng ), keluhkan harga pupuk subsidi jenis Urea yang terbilang mahal. Pasalnya, sejumlah pengecer menjual pupuk subsidi dengan cara paketan alias dicampur pupuk non subsidi dengan harga 132.500.     

Berdasarkan investigasi pojokcelebes.com ke sejumlah petani dan pengecer. Hingga saat ini, harga pupuk subsidi jenis Urea dalam satu sak dengan berat 50 Kg yakni Rp. 112. 500. Sedangkan Pupuk Urea yang non subsidi harganya persak berjumlah Rp. 340.000. Dari keterangan beberapa petani, mengaku bahwa harga pupuk urea yang subsidi tidak menemukan harga standar pemerintah, melainkan harga paket senilai 132. 500 per sak. Paketan ini, pengecer harus menambah 2 kg pupuk non subsidi ke petani jika ingin membeli pupuk urea subsidi 1 sak ( 50 Kg ).

BACA JUGA

Terhadap adanya info tersebut, dibantah keras oleh Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Mateng Muh. Anwar, yang mengaku tidak terjadi penjualan pupuk paketan di wilayah Kabupaten Mateng. Hanya saja kata dia, meminta kepada petani agar bisa mencoba pupuk non subsidi agar bisa membandingkan kualitas pupuk non subsidi dan subsidi.   

” isu yang tersebar penjualan pupuk secara paketan itu tidak benar. Cuman saya sarangkan agar bisa mencoba memakai pupuk non subsidi, supaya bisa membandingkan kualitas pupuk bersubsidi dan non subsidi, “ kata Anwar kepada pojokcelebes.com 

Lanjut kata dia, petani tidak dipaksakan untuk membeli pupuk secara paketan hanya saja ada petani yang mau saja membeli dan mencobanya. Karena lambat laun pupuk subsidi akan dikurangi kuota.

“ Kami berharap ke petani agar bisa juga menggunakan non subsidi karena, pupuk subsidi ini lambat laun akan dikurangi kuotanya. Bahkan kita juga sering dilanda kelangkaan pupuk.” singkat Anwar. ZUL

 

Bagikan :

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on telegram

BacaJuga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru