Gubernur Sulbar : Rumah Ibadah Rusak Akan Dibantu Sesuai Kemampuan

Gubernur Sulbar : Rumah Ibadah Rusak Akan Dibantu Sesuai Kemampuan

Pojokcelebes.com | Ratusan rumah ibadah yang rusak akibat gempa pada pertengahan bulan Januari 2021, di beberapa desa dan kecamatan di dua kabupaten di Sulbar yakni Kabupaten Mamuju dan Majene.     

Beberapa hari lalu, Gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar ( ABM ) meninjau sejumlah masjid yang terdampak gempa. Peninjauan bertujuan untuk melihat langsung kondisi beberapa masjid yang rusak, seperti di Kecamatan Malunda, Ulumanda dan Tubo Sendana, Untuk di Kabupaten Mamuju, di  Kecamatan Tapalang, Tapalang Barat, Mamuju, dan Simboro. Sebagaimana bangunan lain yang mengalami kerusakan akibat gempa, kerusakan rumah ibadah terdiri kategori rusak berat, rusak sedang, dan rusak ringan.

BACA JUGA

Kepada panitia masjid dan sejumlah masyarakat yang berada di masjid saat dilakukan peninjauan, Gubernur Ali Baal Masdar mengatakan, Pemprov akan memberi perhatian sesuai kemampuan terhadap masjid dan rumah ibadah lain yang terdampak gempa. Perhatian dimaksud, berupa bantuan yang jumlahnya sangat terbatas.

“Pemprov akan memberi perhatian sesuai kemampuan,  dengan melihat tingkat kerusakan setiap masjid. (Rusak) berat, sedang, ringan, secara teknis akan dilihat kondisinya,” ujar Ali Baal Masdar.

Mengingat bulan ramadhan segera tiba, diharap sudah tersedia tempat yang aman untuk solat tarawih umat Islam. Setidaknya, tersedia bangunan sementara (darurat).  Ia pun menyatakan salut atas inisiatif warga melakukan gotong royong dan swadaya segera mendirikan bangunan sementara berupa masjid darurat.

“Saya sangat salut dan apresiasi upaya tersebut, itu terjadi karena semangat gotong royong masyarakat yang kuat, dan ketaatan untuk beribadah kepada Allah Swt. Membangun masjid tentunya bukan hanya sekejap dan ” sim salabim” , tapi harus dilakukan secara bertahap. Dan bukan hanya Gubernur tapi kita semua harus terlibat untuk bersama-sama memberikan  perhatian agar bisa digunakan kembali berjamaah,” tuturnya.

Untuk pembangunan kembali atau perbaikan masjid yang terdampak gempa, Gubernur mengatakan dibutuhkan kerjasama semua pihak untuk bersama Pemprov, Pemkab, swasta, masyarakat. Karena itulah, Ali Baal Masdar menyatakan penghargaan atas perhatian berbagai pihak terhadap korban gempa Sulbar. Termasuk yang membantu perbaikan sarana ibadah berupa bangunan darurat masjid di berbagai tempat di kabupaten Majene dan Mamuju.

Pada salah satu masjid yang dilakukan peninjauan,  yaitu Masjid Al Qahhar, Dusun Salubiru, Desa Takandeang, Kecamatan Tapalang, Mamuju dilakukan  penyerahan bantuan secara simbolis Walikota Balikpapan, Kalimantan Timur sebesar Rp.100 juta yang diserahkan langsung Gubernur Sulbar  kepada panitia masjid setempat.

Panitia Masjid Al Qahhar, Amiruddin menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Sulbar yang berkenan meninjau masjid mereka yang terdampak dan langsung menyerahkan bantuan .

” Alhamdulillah sudah ada bantuan awal akan kami gunakan untuk segera membangun masjid ini, sehingga bisa digunakan kembali oleh jamaah di daerah ini,” kata Amiruddin

Sekedar diketahui, jumlah masjid dan mushola terdampak gempa di Sulbar sebanyak 262 buah yang mengalami rusak berat, rusak sedang, dan rusak ringan. Terdiri di Kabupaten Majene 74 buah, Kabupaten Mamuju 188 buah.

Puluhan gereja juga terjadi kerusakan, terdiri 30 gereja kristen protestan rusak berat dan rusak ringan, satu gereja katolik. satu pura dan satu vihara rusak ringan. ADV

 

Bagikan :

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on telegram

BacaJuga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

AYO BERIKLAN…..!!

 

IKLANKAN USAHA ANDA !

Ekonomi

IKLAN MURAH HANYA DISINI !

 

 

BANNER 1

Berita Terbaru