Tim Gakkum Polairud Polda Sulbar Berhasil Gulung 2 Pelaku Ilegal Fishing

Tim Gakkum Polairud Polda Sulbar Berhasil Gulung 2 Pelaku Ilegal Fishing

Pojokcelebes.com – Setelah Satu Minggu diintai Polairud Polda Sulbar. Dua pelaku illegal fishing inisial AC dan SP, akhirnya berhasil digulung oleh tim penegak hukum ( Gakkum ) Polairud Polda Sulbar. Selasa pagi ( 16/3 ) sekitar pukul 10.15 wita di perairan Takosayo Kalukku Kecamatan Kalukku Kabupaten Mamuju.

Kasubdit Gakkum Polairud Polda Sulbar, AKBP Agung Laksono mengatakan, pelaku ini sudah lama diintai anggota Polairud Polda Sulbar, setelah adanya keluhan nelayan tradisional. Kata dia, berdasarkan pengakuan pelaku aktivitasnya sampai di wilayah perairan Paneki Kecamatan Sampaga.

BACA JUGA

” Ini kami intai sudah satu Minggu, berdasarkan dengan adanya keluhan nelayan tradisional. Dan pagi tadi, kedua pelaku berhasil kami tangkap setelah hampir setengah jam kejar – kejaran, usai kepergok melakukan aktivitasnya di perairan Kalukku,” kata Agung kata pojokcelebes.com.

Ditangan tersangka, petugas mengamankan sejumlah barang bukti, 2 unit mesin ketinting, 2 buah termos, selang, korek api, obat nyamuk, tanggok, ikan hasil bom, mesin kompresor dan perahu satu unit.

” Saat tim kejar kejaran penangkapan tersangka. Kedua pelaku berhasil membuang barang bukti berupa bom ikan kedalaman laut,” jelas mantan Kasubdit 3 Jatanras Polda Sulbar.

Kini Kedua pelaku masih berhadapan dengan penyidik Gakkum Polairud Polda Sulbar. Dan rencana pelaku akan dititip di sel tahanan Polresta Mamuju. Pasal 84 ayat 1 UU nomor 31 tahun 2004 tentang penanganan ikan dengan menggunakan bahan peledak dengan ancaman 6 tahun penjara denda 1 Miliar.

” Keduanya masih menjalani pemeriksaan oleh tim penyidik Gakkum Polairud. Setelah usai penyidikan, kedua pelaku akan dititip di sel tahanan Mapokresta Mamuju,” tegasnya./Aji

 

Bagikan :

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on telegram

BacaJuga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru