Asisten Intelijen Kejati Sulbar Sebut : Terpidana Jamal Staza Paling Licin Ditangkap

Asisten Intelijen Kejati Sulbar Sebut : Terpidana Jamal Staza Paling Licin Ditangkap

Pojokcelebes.com | Kejati Sulawesi Barat ( Sulbar ) melalui Asisten Intelejen Irvan Samosir, mengaku dari sekian banyak DPO Terpidana Korupsi yang diburu oleh Tim tangkap buronan ( Tabur ), nama Jamal Stanza yang paling licin dan paling lihai ditangkap.

“ Terpidana Jamal Stanza ini yang paling licin dan lihai jika ditangkap dan selalu berhasil lolos dari kejaran tim Tabur Keati Sulbar, “ kata Irvan kepada sejumlah wartawan saat melakukan jumpa pers malam ini. Rabu ( 17/3 ).

BACA JUGA

Irvan menceritakan kronologis penangkapan. Hari ini, terpidana Jamal Stanza, diakui memang hari yang sangat apes buat dirinya. Sebab jauh sebelum nya, jika sang terpidana tercium keberadaannya oleh tim Tabur, sudah pasti keburu kabur dan menghilang.  

Namun berbeda pada hari ini Rabu ( 17/3 ). terpidana Jamal, yang sedang asyik memberikan makan ternak ayam nya yang berada di belakang rumah di Desa Benggaulu Kecamatan Dapurang Kabupaten Pasangkayu. Tiba – tiba tanpa diketahui kediamannya di kepung oleh petugas, alhasil terpidana yang hanya telanjang dada tidak bisa berkutik atas kedatangan tim Tabur yang di backup polisi. Pria paruh baya itupun hanya terlihat pasrah dengan muka pucat pasih.  

“ kami tangkap saat dia ( Jamal ) memberikan makan ayam di belakang rumahnya. Dia tidak bisa berkutik saat kami langsung datang. Dan akhirnya berhasil kami bawa hari ini juga ke Mamuju, “ jelasnya     

Sementara itu, Kejari Mamuju, Subhan mengatakan malam ini tim tabur Kejati Sulbar, akan menyerahkan terpidana Korupsi 41 Miliar penahanannya. dan kata Subuhan, malam ini juga terpidana akan menginap di kantor Kejari Mamuju dengan penjagaan ketat. Dan pagi hari, langsung akan dititip di Lapas Polman. 

“ Karena Lapas Mamuju tidak mau menerima tahanan baru. Jadi untuk malam ini, terpidana akan menginap di kantor Kejari Mamuju dengan penjagaan ketat dan besoknya kami akan langsung antar ke Lapas Polman, “ jelas Subuhan.   

Seperti diketahui, terpidana Jamal Stanza, adalah terpidana Korupsi Dana Kredit Modal Kerja  ( KMK ) pada Bank BPD Cabang Sulselbar di Kabupaten Pasangkayu dan merugikan keuangan negara sebesar 41 Miliar. Berdasarkan putusan MA No. 1556.K / Pidsus / 2010 Tanggal 4 Oktober 2011, terpidana Jama Stanza dijatuhi hukuman penjara selama 4 tahun, denda 200 Juta subsider 3 bulan penjara dan uang pengganti 150 Juta subsider 1 bulan penjara karena terbukti melanggar Pasal 2 ayat (1) jo Pasal 18 ayat (1) UU No 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU No 20 Tahun 2001 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Ketegasan Kajati Sulbar sangat terbukti yang hampir habis menggulung terpidana yang masih menyisakan 4 orang terpidana. Dibawa komando Kajati Sulbar, bersama Asisten Intelijen Kejati Sulbar, Irvan Samosir, dengan tegas menyebutkan bahwa tidak ada ruang para pelaku korupsi karena menghambat pembangunan.

” Tidak ada ruang yang kami berikan, dan tidak ada tempat bersembunyi bagi mereka. Semua kami akan sikat. Dan berharap bagi yang belum ditangkap lebih baik menyerahkan diri sebelum didatangi tim Tabur Kejati Sulbar,” tegas Kajti Sulbar, Johny Manurung./ Aji

 

Bagikan :

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on telegram

BacaJuga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

IKLANKAN USAHA ANDA !

 

Ekonomi

IKLAN MURAH HANYA DISINI !

Berita Terbaru