Provinsi Sulbar Angka Stunting Tertinggi dan ATS Capai 32.000 Anak 

Provinsi Sulbar Angka Stunting Tertinggi dan ATS Capai 32.000 Anak 

Pojokcelebes.com | Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar ( ABM ), meminta kepada sejumlah bupati di Enam kabupaten, agar sektor pembangunan manusia perlu juga menjadi perhatian dalam menekan angka stunting  di Sulbar yang sudah mencapai 40,38 persen serta angka paling banyak anak tidak sekolah ( ATS )

Dihadapan para bupati, Ali Baal Masdar ( ABM ), menyebutkan bahwa data tersebut menunjukkan Provinsi Sulawesi Barat ( Sulbar ) tertinggi kedua secara nasional. Sehingga kata dia, sangat diperlukan kepedulian semua pihak dan kerjasama multi sektor untuk melakukan penanganan masalah stunting, termasuk angka kematian bayi dan ibu melahirkan yang cukup tinggi sangat penting juga menjadi perhatian untuk mengatasinya.

“ Sulbar ini angkat stuntingnya tertinggi kedua secara nasional. Dan persoalan ini harus menjadi perhatian kita semua, “harap Ali Baal Masdar

Selain angkat stunting tinggi, ABM juga mengungkapkan bahwa angka jumlah anak tidak sekolah di Sulbar yang mencapai 10,25 persen atau 32.000 anak.

“Upaya yang telah dilakukan Pemprov Sulbar menangani permasalah itu ialah meluncurkan portal Anak tidak sekolah ( ATS ) atau program tangani total ATS, yang diharapkan mendapat dukungan para Bupati se – Sulbar dalam bentuk komitmen kebijakan untuk menyukseskan program tersebut, ” tutur Ali Baal

Sementara itu, untuk jaminan kesehatan masyarakat, Ali Baal menyatakan, dalam hal tersebut Pemprov Sulbar memberi dukungan alokasi anggaran sebesar 16 miliar melalui BPJS.

“Untuk sasaran PBI atau Penerima Bantuan Iuran, sesuai data Pusdatin yang menjadi rujukan Pemprov Sulbar,”ungkap Ali Baal

Khusus mengenai data PBI BPJS, mantan Bupati Polman dua periode itu berharap agar dilakukan pengkajian dan validasi untuk mendapatkan data yang akurat, supaya bantuan sosial dan jaminan kesehatan masyarakat miskin tepat sasaran.

Ia menambahkan, bencana non alam pandemi covid-19 dan bencana alam gempa bumi yang baru – baru melanda Sulbar, sangat berpengaruh terhadap pencapaian target pembangunan yang telah direncanakan, termasuk pertumbuhan ekonomi, angka kemiskinan, pengangguran dan indeks pembangunan manusia (IPM) serta berbagai capaian indikator lainnya.

“Kiranya semua OPD mampu mencapai target yang diinginkan. OPD harus fokus pada program prioritasnya saja, jangan terlalu banyak keinginan tapi tidak bisa terlaksana,” pungkasnya

Rapat koordinasi turut dihadiri Wakil Gubernur Sulbar, Enny Anggraeni Anwar, Para Bupati Se-Sulbar, para Asisten dan Kepala OPD lingkup Pemprov Sulbar dan undangan lainnya./aji

 

Bagikan :

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on telegram

BacaJuga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru