Lagi, Tim Tabur Kejati Sulbar, Kembali Sikat Buronan Terpidana Korupsi

Lagi, Tim Tabur Kejati Sulbar, Kembali Sikat Buronan Terpidana Korupsi

Pojokcelebes.com | Tim tangkap buronan ( Tabur ) yang dipimpin langsung Kajati Sulbar, Johny Manurung, Kejati Sulawesi Barat ( Sulbar ), Jumat malam ( 10/4 ), kembali menggulung salah seorang terpidana Korupsi Bank BPD cabang Pasangkayu Kabupaten Pasangkayu Provinsi Sulbar, atas nama Merry Yasti Tangkepadang di  rumahnya di kota Depok Kecamatan Cisalak Jawa Barat.

Kajati Sulbar, Johny Manurung melalui Asisten Intelijen, Irvan Samosir mengatakan, penangkapan terpidana korupsi BPD cabang Pasangkayu, merupakan buronan yang paling lama dicari oleh Tim Buron selama 11 tahun pelarian. Kata dia, berdasarkan informasi yang dikantongi tim intelijen Kejati Sulbar, terhadap terpidana Merry Yasti Tangkepadang. Tim Tabur langsung bertolak ke Jakarta. Tepatnya Jumat malam 9 April 2021 sekitar pukul 21.30 waktu setempat.Tim Intelijen Kejari Depok berangkat ke Kota Depok tepatnya di Kecamatan Cisalak, selanjutnya tim bergerak masuk ke dalam rumah terpidana.

BACA JUGA

“ Tepat pukul 21.30 Wib, tim berhasil membekuk dan menangkap terpidana di dalam rumahnya tanpa ada perlawanan, sehingga terpidana berhasil dibawa oleh tim untuk diamankan sementara di Kejari Depok.” kata Irvan kepada sejumlah Media di Jakarta.

Irvan mengaku, selama ini buronan terpidana atas nama Merry yasti Tangkepadang, sudah lama dicari – dicari dan diburu oleh tim Tabur Kejati Sulbar. Diketahui perburuan sejak bulan Maret 2020, namun selalu berhasil meloloskan diri, mulai dari Kabupaten Mamuju hingga ke Kota Palu.

“ Terpidana selalu berhasil melarikan diri dan berpindah – pindah tempat hingga ke Kecamatan Doda Kabupaten Poso Provinsi Sulteng. Namun hari ini, tim Tabur sukses mengeksekusi terpidana di tempat persembunyiannya di Kota Depok Jawa Barat.” ungkapnya.

Seperti diketahui, buronan terpidana Korupsi Merry Yasti Tangkepadang merupakan Terpidana kasus korupsi Dana Kredit Modal Kerja  ( KMK ) pada Bank BPD Cabang Sulselbar Pasangkayu, Kelakuan terpidana ini merugikan keuangan negara sebesar 41 Miliar. Dan berdasarkan Putusan MA No. 1556.K/Pidsus/2010 Tanggal 4 Oktober 2011 dijatuhi hukuman penjara selama 4 (empat) tahun, Denda 200 Juta subsider 3 (tiga) bulan penjara dan uang pengganti 150 Juta, subsider 1 (satu) bulan penjara. Karena terbukti melanggar pasal 2 ayat (1) jo Pasal 18 ayat (1) UU No 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU No 20 Tahun 2001 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Selain Kejati Sulbar Johny Manurung dalam penangkapan buronan terpidana korupsi yang bersembunyi di kota Depok. Juga didampingi Asisten Intelijen Irvan Samosir, Koordinator Intelijen Hotma Hutadjulu, Kasi C Mustar, Kasi E Bachtiar, Kasubbag Protokol dan Kamdal Nasrah Totoran, Jaksa Fungsional Ottoman serta dibantu Tim Intelijen Kejari Depok./aji

Bagikan :

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on telegram

BacaJuga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

AYO BERIKLAN…..!!

 

IKLANKAN USAHA ANDA !

Ekonomi

IKLAN MURAH HANYA DISINI !

 

 

BANNER 1

Berita Terbaru