Narapidana Vonis 14 Tahun di Rutan Mamuju Berhasill Kabur, Tim Masih Dalam Pencarian

Narapidana Vonis 14 Tahun di Rutan Mamuju Berhasill Kabur, Tim Masih Dalam Pencarian

Ket Foto : Foto Ilustrasi 

Pojokcelebes.com | Seorang tahanan narapidana kasus pembunuhan yang divonis 14 tahun penjara atas nama Sarman alias Bejo, yang berhasil kabur dari rumah tahanan ( Rutan ) Kelas IIB Mamuju.25 April 2021, pukul 10.00 WITA. Hingga sampai saat ini pengejaran masih dilakukan oleh tim Kementerian hukum dan Ham Perwakilan Provinsi Sulawesi Barat ( Sulbar ).

BACA JUGA

Ditemui Kepala Divisi Pemasyarakatan ( Kadivpas ) Kumham Provinsi Sulbar, Robianto kepada pojokcelebes.com mengatakan, bahwa kronologis kaburnya seorang tahanan Rutan Mamuju, atas nama Bejo, ditengarai saat bangunan Rutan dalam perbaikan kerusakan akibat gempa oleh pihak kontraktor. 

Menurut dia, sampai saat ini Rutan Mamuju, masih dalam perbaikan, sehingga tidak dipungkiri buronan Bejo memanfaatkan kesempatan melihat situasi dan kondisi memaksa meloloskan diri tanpa dilihat petugas Rutan. Dari situasi yang benar – benar dimanfaatkan, akhirnya sang buronan Bejo, berhasil keluar dari Rutan tanpa ada yang mengetahuinya. Ditanya soal pintu yang dilalui oleh narapidana Bejo, Robianto malah tidak mengetahui lewat dimana. Hanya kata dia, sang narapidana mengambil kesempatan melihat kelengahan petugas jaga ditambah dengan situasi dan kondisi bangunan Rutan yang sementara dikerjakan.  

” Narapidana Bejo ini memanfaatkan kesempatan saat bangunan Rutan diperbaiki oleh kontraktor. Kalau dibilang kecolongan tidak juga sih, hanya saja dia memanfaatkan situasi dan kondisi dan memang ada niat untuk mau kabur, disitukan banyak barang – barang berat karena lagi di kerja,  “jelas Robianto.

Masih Robuanti, hingga saat ini masih dilakukan pencarian hingga ke rumah keluarganya yang ada di wilayah Sulawesi Selatan. Dia juga mengaku, bahwa narapidana Bejo ini sudah menjalani hukuman 2 tahun penjara dari 14 tahun kurungan penjara. Dia juga mengaku, bahwa pasca kaburnya Bejo, petugas jaga di Rutan kelas IIB Mamuju telah dilakukan penambahan untuk mengantisipasi hal – hal yang tidak diinginkan.

” Narapidana Bejo, baru dia jalani 2 tahun dari 14 tahun tahun penjara atas kasus pembunuhan di Desa Tasokko Kecamatan Karossa Kabupaten Mamuju Tengah. Narapidana Bejo ini divonis penjara berdasarkan pasal 338 KUHAP.” pungkas Robianto./aji 

 

Bagikan :

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on telegram

BacaJuga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

AYO BERIKLAN…..!!

 

IKLANKAN USAHA ANDA !

Ekonomi

IKLAN MURAH HANYA DISINI !

 

 

BANNER 1

Berita Terbaru