Dua Mantan Karyawan Gugat  PT. MAF di PHI Mamuju

Dua Mantan Karyawan Gugat  PT. MAF di PHI Mamuju

Ket Foto : Kantor PT. MAF cabang Polewali di Mamuju.

Pojokcelebes.com | PT. Mega Auto Finance ( MAF ) Cabang Polewali di Mamuju, akhirnya digugat oleh dua mantan karyawannya di Pengadilan Hubungan Industrial ( PHI ) pada Pengadilan Negeri ( PN ) Kelas IA Mamuju. Dikabarkan PT. MAF menjadi tergugat ditengarai karena melakukan pemutusan hubungan kerja ( PHK ) terhadap dua karyawan tetapnya yang sudah 5 tahun bekerja atas nama Abidin dan Iksan.

BACA JUGA

Ditemui penasehat hukum ( PH ) penggugat, Rahmat Idrus, mengatakan dua mantan karyawan MAF sebagai penggugat mengaku ambil upaya hukum karena diberhentikan secara sepihak tanpa alasan yang jelas. Lanjut kata dia, sebelum mengambil upaya hukum pihak penggugat telah mengikuti mengikuti mediasi sesuai dengan prosedur yang ada dari Dinas Tenaga Kerja Provinsi Sulbar. Namun jalan mediasi yang diikuti tergugat diketahui tidak ada titik temu atau solusi, sehingga sengketa perburuhan ini dibawa ke rana hukum hingga bergulir di meja hijau pengadilan PHI Mamuju.   

” Kedua penggugat Abidin dan Iksan, keberatan dengan pemberhentian kepada keduanya secara sepihak oleh pihak MAF. Dan persoalan ini, sempat dimediasi oleh pihak Disnaker provinsi Sulbar, namun tidak ditemukan solusi sehingga penggugat membawanya kerana hukum sebagai sengketa perburuhan dan sudah bergulir di meja hijau pengadilan PHI Mamuju, ” kata Rahmat Idrus kepada pojokcelebes.com saat ditemui di PN Mamuju. Rabu ( 5/5 ) 

Sengketa perburuhan ini, baru – baru ini sudah dilakukan sidang perdana di PHI Mamuju, dengan agenda pembacaan materi gugatan. Namun sidang perdana itu, tidak dihadiri oleh pihak tergugat sehingga sidang ditunda dan kembali dilanjutkan pada pekan depan.

” Sengketa perburuhan ini di agenda sidang pertama, tergugat sudah dipanggil oleh majelis hakim PHI namun tidak kunjung  hadir, sehingga sidang ditunda dan sidang akan kembali digelar pada pekan depan, ” sebutnya.   

Kepada media pojokcelebes.com, Rahmat pun menceritakan secara singkat persoalan yang dihadapi kliennya selama bekerja di MAF cabang Polman di Mamuju, hingga terjadi pemecatan. Disebutkan, bahwa penggugat adalah pekerja tetap pada perusahaan PT. MAF ( tergugat ) terhitung sejak tanggal 10 April 2014 dan berakhir sejak tanggal 6 April 2020, berdasarkan Surat Keterangan ( SK ) Kerja No. :1682 / SKK / HCAMP / IV / 2020 dengan jabatan terakhir sebagai kolektor. Dan selama bekerja di PT MAF, diketahui penggugat bekerja secara terus menerus dan tidak pernah terputus atau tidak pernah berhenti. Namun setelah diterbitkannya surat dengan Nomor. 446 / MCF – KOL / HRD / IV / 2020, terhitung sejak tanggal 6 April 2020, penggugat diberhentikan sebagai pekerja tetap dari perusahaan PT. MAF dengan alasan karena tidak terpenuhinya kewajiban untuk mencapai target pekerjaan yang telah ditetapkan oleh perusahaan sesuai dengan Peraturan Perusahaan ( PP ) Pasal 32 ayat (7) disebutkan ‘seluruh karyawan wajib untuk mengerjakan tugas-tugas atau pekerjaan-pekerjaan yang diberikan dengan baik dan penuh tanggung jawab demi kemajuan usaha perusahaan, seperti memenuhi target pekerjaan dan / atau standar prestasi kerja yang ditetapkan oleh perusahaan’

” Upaya hukum yang kami ambil berdasarkan dengan undang – undang perburuhan. Kita tunggu saja hasilnya seperti apa, yang pastinya klien kami sangat dirugikan. Apalagi klien kami sudah menjadi karyawan tetap dan bekerja di perusahaan itu sudah lima tahun, ” pungkas Rahmat.

Media ini mencoba melakukan konfirmasi kepada pihak PT. MAF yang ada di jalan K.S.Tubun Kelurahan Rimuku Kecamatan Mamuju Kabupaten Mamuju Provinsi Sulawesi Barat. Namun pimpinan PT. MAF tidak bersedia dimintai keterangan terkait sengketa perburuhan ini dengan alasan lagi rapat. 

” Bapak ada ji di kantor pak, dan saya sudah sampaikan kepada bapak bahwa ada media ingin mau ketemu. Namun penyampaiannya ke saya lewat Whatsapp, bahwa bapak lagi meeting zoom dan belum bersedia ketemu, ” kata Irma salah seorang kasir MAF, yang singkat memberikan keterangan kepada media ini./aji              

Bagikan :

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on telegram

BacaJuga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

AYO BERIKLAN…..!!

 

 

IKLANKAN USAHA ANDA !

 

Ekonomi

IKLAN MURAH HANYA DISINI !

 

 

BANNER 1

Berita Terbaru