Tahanan Kejari Pasangkayu Ditemukan Meninggal di Sel Tahanan, ini Kata Kapolres dan Kajari

Tahanan Kejari Pasangkayu Ditemukan Meninggal di Sel Tahanan, ini Kata Kapolres dan Kajari

Pojokcelebes.com | Pasca kematian seorang tahanan titipan Kejaksaan Negeri ( Kejari ) Pasangkayu bernama Asri (50), yang ditemukan meninggal di dalam sel tahanan Polres Pasangkayu. Selasa malam ( 4/5 ), mendapat tanggapan dari pihak Kejari Pasangkayu dengan pihak Polres Pasangkayu.

Kajari Pasangkayu melalui Kasi Intel Kejari Pasangkayu, Zaki Mubarak kepada pojokcelebes.com mengatakan, soal penyebab kematian tahanan Asri di dalam sel tahanan Polres Pasangkayu, hingga saat ini belum diketahui kepastiannya. Namun kata Zaki, berdasarkan informasi yang diterima termasuk keterangan dari kawannya yang ada di dalam sel bahwa almarhum Asri memiliki riwayat penyakit salah satu diantaranya adalah penyakit maag.

BACA JUGA

” Info yang kami terima bahwa almarhum sebelum meninggal masih sehat walafiat. Namun Nasri ini memiliki riwayat penyakit seperti maag. Tetapi hal ini kami masih tetap menunggu hasil pemeriksaan pihak  rumah sakit. Memang kemarin kondisinya tidak puasa karena mungkin menjaga penyakit maagnya. Dari keterangan kawannya, Nasri memang saat itu tidak enak badan baru habis mandi malam. Dia duduk – duduk tiba – tiba hilang kesadaran dan saat itu juga langsung dilarikan ke rumah sakit. Hal ini, masih dilakukan audiensi dengan pihak keluarganya, ” kata Zaki. Kamis ( 6/5 ).

Lanjut kata dia, almarhum merupakan tahanan Kejari Pasangkayu, atas kasus aktivitas tambang pasir tanpa izin atau galian C ilegal di Desa Benggaulu Kecamatan Dapurang. Tersangka sendiri telah ditahan di Mako Polres Pasangkayu sejak awal Januari 2021. Tidak berlangsung lama setelah rampung penyidikan, tersangka dan barang buktinya langsung diserahkan ke Jaksa penuntut umum ( JPU ) dan sudah dinyatakan lengkap atau P21. Ditanya, kenapa penahanan almarhum tidak dititip di Rutan Pasangkayu ? Zaki hanya mengaku, bahwa tahanan tersebut mulai dari penyidikan memang ditahan di sel tahanan polres. Dan salah satu alasan masih dititip karena sampai saat ini masih dalam kondisi covid – 19.     

” Memang penanganan tersangka sudah tanggung jawab Kejaksaan karena memang sudah dilimpah, namun almarhum penahanannya masih dititip di Polres pasangkayu dengan alasan masih pandemi. Karena masih pandemi, biasanya tahanan disini nanti mau menjalani sidang baru dialihkan penahanan di Rutan Pasangkayu, ” jelas Zaki 

Terkait kematian tahanan Kejari Pasangkayu yang ditemukan meninggal dalam sel, juga mendapat tanggapan dari Kapolres Pasangkayu, AKBP Leo H.Siagian mengatakan bahwa kematian almarhum Asri tidak ditemukan adanya tanda – tanda kekerasan berdasarkan hasil visum dokter. 

” Tahanan yang ada di Polres Pasangkayu statusnya adalah tahanan jaksa yang dititipkan di Polres. Menurut hasil keterangan dokter bahwa yang bersangkutan meninggal karena sakit, yang bersangkutan memiliki riwayat penyakit maag. Dan tidak ada tanda – tanda kekerasan yang ditemukan di tubuh korban, ” kata Kapolres Pasangkayu.

Masih dia, dari hasil koordinasi dengan pihak keluarga, pihak keluarga almarhum menerima penyebab kematian korban.   

” Tidak ada kelalaian dari hasil pemeriksaan dokter dan tidak ada tanda – tanda kekerasan. Saat serah terima jenazah di rumah sakit di depan dokter dan petugas medis, pihak keluarga menerima penyebab kematian.” pungkas Leo./aji

Bagikan :

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on telegram

BacaJuga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

AYO BERIKLAN…..!!

 

 

IKLANKAN USAHA ANDA !

 

Ekonomi

IKLAN MURAH HANYA DISINI !

 

 

BANNER 1

Berita Terbaru