Ceh..!! Tidak Tertarik Tubuh Istrinya, Pria Paruh Baya Nekat Setubuhi Anak Dibawah Umur

Ceh..!! Tidak Tertarik Tubuh Istrinya, Pria Paruh Baya Nekat Setubuhi Anak Dibawah Umur
Foto Ilustrasi 

Pojokcelebes.com | Seorang pria paruh baya inisial A umur 53 tahun alamat Dusun Bukit Harapan Desa Lariang Kecamatan Tikke Raya, Kabupaten Pasangkayu. Harus merasakan dinginnya sel tahanan Polres Pasangkayu, karena menjadi tersangka kasus persetubuhan anak dibawa umur.

Korban sebut saja Bunga umur 12 tahun, harus pasrah dengan kelakuan bejat pria yang tak lain bapak tirinya sendiri dengan melakukan persetubuhan yang layaknya suami istri di rumahnya sendiri saat Istrinya keluar rumah.     

Pelaku yang di introgasi polisi, mengaku melakukan perbuatan cabul terhadap anak dengan alasan karena tidak kuat menahan nafsu birahinya sehingga mencoba merayu anak dibawa umur ( Korban ) dan terbukti rayuan yang diiming – imingi uang 200 ribu akhirnya berhasil. Di hadapan polisi, pelaku melakukan persetubuhan di rumahnya sendiri saat istrinya keluar rumah, mengaku lebih tertarik dengan kemolekan tubuh korban dibanding dengan tubuh istrinya sendiri. 

“ Adapun Motif pelaku melakukan perbuatan tersebut karena tak kuat menahan nafsu birahinya sehingga melakukan persetubuhan terhadap anak tirinya sendiri. Pelaku juga mengaku lebih  bernafsu terhadap korban daripada istrinya sendiri. Modus pelaku melakukan persetubuhan terhadap korban pada saat istri pelaku tidak ada di rumah dengan mengiming – imingkan akan memberikan uang sebesar 200 ribu kepada korban.” kata Kasat Reskrim Polres Pasangkayu, AKP Pandu Arief Setiawan. Kepada Pojokcelebes.com 

Lanjut mantan Kasat reskrim Polres Majene itu, pelaku ditangkap berdasarkan laporan dari kakak korban ke Polres Pasangkayu yang mendengar cerita dari korban. Pelaku diduga telah melakukan persetubuhan terhadap anak dibawa umur dilakukan sebanyak 6 kali.

“ Perbuatan bejat pelaku ini terhadap anak dibawa umur yang masih berstatus pelajar sudah dilakukan sedikitnya enam kali. Dan kini berhasil kami tangkap di rumahnya sendiri dan kini kami sudah dimainkan, “ jelasnya 

Kasus ini ditangani Unit Perlindungan Perempuan dan Anak ( PPA ) Satuan Reserse Kriminal Polres Pasangkayu. Pelaku yang mendekam di tahanan Polres Pasangkayu untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya dan disangkakan Pasal 81 Ayat (2) Jo. Pasal 76D Undang-Undang No.35 tahun 2014 tentang Perubahan atas UU No.23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak Jo UU RI Nomor 17 tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas UU RI Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak Menjadi Undang-undang Jo. Pasal 65 KUHPIdana dengan ancaman hukuman 15 – 20 tahun penjara./aji

 

Bagikan :

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on telegram

BacaJuga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

IKLANKAN USAHA ANDA !

 

MARI BERIKLAN DISINI

 

Ekonomi

IKLAN MURAH HANYA DISINI !

 

 

BANNER 1

Berita Terbaru