Tiga Terdakwa Korupsi Alat Berat Pasangkayu Divonis Bersalah, Mantan Kadis DKP Vonis 5 Tahun Denda 200 Juta

Tiga Terdakwa Korupsi Alat Berat Pasangkayu Divonis Bersalah, Mantan Kadis DKP Vonis 5 Tahun Denda 200 Juta
Ket foto : Tiga terdakwa korupsi alat berat di Kabupaten Pasangkayu, terlihat mendengarkan pembacaan putusan lewat sidang virtual. 

Pojokcelebes.com | Tiga terdakwa korupsi sewa alat berat ( Ekskavator ) tahun 2017 – 2018 di Kabupaten Pasangkayu Provinsi Sulawesi Barat ( Sulbar ), divonis bersalah oleh majelis hakim Tipikor. Tiga nama tersebut adalah mantan Kadis Dinas Kelautan dan Perikanan ( DKP ) Ir. Abbas MM bin Hi. Husein 5 tahun penjara denda 200 juta subsider 6 bulan penjara. Sedangkan terdakwa Umar dengan Saddam Maulana Arief, masing – masing divonis 4 tahun penjara denda 200 juta. Kamis sore ( 27/5 ). 

Dalam pembacaan amar putusan oleh majelis hakim Tipikor PN Mamuju, yang dipimpin langsung oleh ketua Majelis hakim Tipikor, Nurlely, SH bersama dua hakim anggota Irawan Ismail, SH, MH dengan Yudikasi Waruwu, SH, MH. Disebutkan, bahwa ketiganya divonis bersalah karena melanggar pasal 2 ayat 1 undang – undang nomor 31 tahun 1999 tindak pidana korupsi ( Tipikor )

BACA JUGA

” Menjatuhkan pidana penjara terhadap tiga terdakwa Ir. Abbas MM bin Hi. Husein 5 tahun kurungan penjara denda 200 juta, sedangkan terdakwa Umar dengan Saddam Maulana Arief, ST. masing – masing 4 tahun denda 200 juta, dan potong masa tahanan, ” tegas Hakim Tipikor PN Mamuju, Nurlely.

Atas putusan hakim Tipikor, jaksa penuntut umum ( JPU ), Hendryko Prabowo, masih menyatakan pikir – pikir sesuai dengan waktu yang diberikan majelis hakim. Sebelumnya, Tiga terdakwa tersebut dituntut berbeda, diantaranya untuk terdakwa mantan Kadis Ir. Abbas MM bin Hi. Huseng dituntut 8 tahun 6 bulan penjara, terdakwa Umar dituntut 5 tahun sedangkan terdakwa Saddam Maulana Arief, ST juga dituntut 5 tahun penjara.  

” Masih ada waktu yang diberikan oleh majelis hakim, apakah kami akan melakukan upaya hukum atau tidak. Untuk sementara kami masih pikir – pikir dulu ya, nanti kami kabari selanjutnya, ” singkat Kasi Pidsus Pasangkayu, Hedryko Prabowo, saat ditemui di PN Mamuju. Kamis ( 2/6 )

Sebelumnya, Tiga terdakwa yang dituntut oleh oleh JPU. Dalam dakwaannya disebutkan perkara sewa alat berat ( ekskavator ) pada Dinas Kelautan dan Perikanan ( DKP ) Kabupaten Pasangkayu, dimana sewanya tidak seluruhnya masuk ke kas daerah ( Kasda ), sehingga berpotensi rugikan keuangan negara sekitar  kurang lebih 7,6 Miliar, berdasarkan hasil perhitungan kerugian negara ( PKN ) oleh BPKP Provinsi Sulbar./@ji

Bagikan :

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on telegram

BacaJuga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

AYO BERIKLAN…..!!

 

 

IKLANKAN USAHA ANDA !

 

Ekonomi

IKLAN MURAH HANYA DISINI !

 

 

BANNER 1

Berita Terbaru