Empat Pejabat Pemda Mamuju Diperiksa Jaksa 

Empat Pejabat Pemda Mamuju Diperiksa Jaksa 

Pojokcelebes.com | Aroma tidak sedap semakin menyengat setelah penyidik Kejaksaan Tinggi (  Kejati ) Sulbar, intens melakukan penyelidikan pada kegiatan pengalihan hak kawasan hutan negara di Desa Tadui Kecamatan Mamuju Kabupaten Mamuju. 

Belum lama ini, dikabarkan Empat pejabat utama hingga mengerucut ke beberapa kepala seksi ( Kasi ) dan kepala bidang ( Kabid ) Pemda Mamuju, dipanggil oleh Kejati Sulbar, guna diminta keterangan terkait adanya dugaan tindak pidana korupsi ( Tipikor ), pada pelaksanaan pengalihan hak kawasan hutan negara di Desa Tadui Kecamatan Mamuju Kabupaten Mamuju. 

BACA JUGA

Informasi yang diterima media ini, pejabat yang dimintai keterangan pada Kejaksaan Tinggi adalah Kadis Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Mamuju, Kadis Lingkungan Hidup dan Kebersihan ( DLHK ), Kadis Perikanan dan Kelautan ( DKP ) Mamuju  dan Kadis Pariwisata dan Kebudayaan.

Dikonfirmasi kepada penasehat hukum ( PH ) Pemda Mamuju, Dedi, kepada pojokcelebes.com, membenarkan adanya pemanggilan beberapa pejabat di Pemda Mamuju oleh Kejati Sulbar. Saat ditanya siapa saja nama – nama yang dipanggil dan soal pemanggilan jaksa kepada pejabat eselon dua itu, terkait apa ?. Lawyer muda itu, hanya mengaku, pemanggilan tersebut belum jelas soal apa dan siapa nama pejabat yang dimintai keterangan.

“ Memang benar ada pemanggilan Kejati terhadap beberapa pejabat di Pemda Mamuju. Kami belum konfirmasi soal apa dan siapa saja nama yang dimintai keterangan itu. Tunggu aja bro, info selanjutnya, “ singkat Dedi.  

Senada dengan Penkum Kejati Sulbar, Amiruddin kepada pojokcelebes membenarkan adanya beberapa pejabat Pemda Mamuju, yang dipanggil untuk dimintai keterangan. Terkait pemanggilan itu kata dia, adalah penyelidikan kawasan hutan lindung mangrove yang ada di Desa Tadui. 

“ Kami belum bisa bicara lebih soal posisi kasusnya karena ini masih dalam penyelidikan. Hanya saja, memang benar ada beberapa pejabat yang kami panggil untuk dimintai keterangan soal kawasan hutan mangrove di Desa Tadui. Apakah kasus ini akan nail penyidikan atau tidak pasti akan kami sampaikan ke media, “ pungkas Amir./@ji

Bagikan :

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on telegram

BacaJuga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

AYO BERIKLAN…..!!

 

 

IKLANKAN USAHA ANDA !

 

Ekonomi

IKLAN MURAH HANYA DISINI !

 

 

BANNER 1

Berita Terbaru