Dugaan Aksi Tipu – Tipu Oknum Polisi di Mateng, Bisnis Mobil Hingga Jagung

Dugaan Aksi Tipu – Tipu Oknum Polisi di Mateng, Bisnis Mobil Hingga Jagung

Pojokcelebes.com | Tiga orang petani di kecamatan yang berbeda di Kabupaten Mamuju Tengah ( Mateng ), merasa tertipu oleh seorang oknum Polisi berpangkat AIPDA inisial WY ( Pelaku ), yang tak lain anggota Polres Mateng. Karena para korban merasa dirugikan, akhirnya kasus ini dilaporkannya ke bagian Propam Polres Mateng, belum lama ini.

Tiga korban yang merasa dirugikan akibat ulah tipu – tipu seorang oknum polisi adalah, Zainuddin ( 56 ) alamat Dusun Tobadak Desa Tobadak Kecamatan Tobadak. Muhammad Saudi asal jalan Ir. Soekarno Dusun Benteng Desa Tobadak Kecamatan Tobadak dan korban atas nama Tahir yang beralamat Dusun Ngapaboa Desa Topoyo Kecamatan Topoyo.

BACA JUGA

Seperti pengakuan korban Zaenuddin kepada pojokcelebes.com mengaku, modus tipu – tipu yang dilakukan pelaku WY bermula saat, pelaku berkunjung ke rumah korban Zainuddin menanyakan mobil milik korban jenis Toyota Calya, untuk memfasilitasi pasarkan mobil korban seharga 82 juta. Namun anehnya, mobil tersebut belum laku terjual tetapi pelaku sudah minta surat – surat kelengkapan seperti STNK dan BPKB dengan alasan mau dimasukin ke kantor pembiayaan. Tanpa merasa curiga adanya unsur penipuan apalagi pelaku seorang polisi, sehingga permintaan pelaku di iyakan oleh korban, STNK dan BPKB akhirnya berpindah tangan ke pelaku, dengan perjanjian lepas lebaran uang harga mobil harus sudah di tangan korban. Namun sampai saat ini, harga mobil yang disepakati tak kunjung ada dan pelaku sudah hilang kontak tanpa ada kabar lagi.     

“ Waktu itu dia ( Pelaku ) sempat bilang kalau ada keluarganya yang mau beli mobil. Terus dia datang lagi ke rumah untuk menawarkan jasa memfasilitasi pasarkan mobil. Anehnya, dia ( Pelaku ) minta semua surat – surat mobil saya dengan alasan mau di masukkan ke Kantor pembiayaan. dan sampai saat ini tidak ada kabar nak, dia kemana dan uang harga mobil saya tidak kembali. Masa dia begitu apalagi dia seorang polisi ? “ Kesal Zainuddin, sehingga kasus ini dilaporkan ke Polres Mateng.

Senada dengan Muhammad Saudi yang bekerja sebagai wiraswasta yang tinggal di jalan Ir. Soekarno Dusun Benteng Desa Tobadak Kecamatan Tobadak. Saudi juga menjadi korban karena dirugikan oleh akal bulus tipu – tipu yang dilakukan oknum Polisi inisial WY, hingga melaporkan ke pihak yang berwajib

Berbeda dengan korban lain, untuk kasus ini cerita korban Saudi, sebelumnya pelaku meminta jagung melalui perantara temannya dengan jumlah kurang lebih 8 ribu  ton dengan harga 5. 200 perkilonya. Bahkan anehnya, pelaku sempat minta uang tunai senilai 30 juta, dengan alasan ingin beli jagung di Kecamatan Karossa.

“ Saya percaya karena dia ( pelaku ) seorang anggota Polisi, tidak mungkin dia berbuat yang merugikan masyarakat. Namun bisnis yang di bangun pak Polisi itu hanya bohong belaka, sampai saat ini harga jagung saya tidak kunjung dibayar. Jujur, saya mulai panik karena uang puluhan juta hilang dan kontak pelaku WY tidak bisa lagi dihubungi, “ kesalnya.

Sama pengakuan korban atas nama Tahir, mengaku korban tipu – tipu oleh oknum Polisi inisial WY. Dirinya dirugikan oleh pelaku hingga puluhan juta rupiah yang sampai saat ini belum dibayarkan oleh pelaku WY. Bisnis dagang yang di bangun antara korban dengan pelaku WY, terhenti karena harga jagung miliknya senilai 25 juta tidak kunjung dibayarkan oleh pelaku WY tanpa ada alasan yang jelas.  

“Saya percaya sama pelaku WY karena dia tetangga, Polisi dan baik sama orang lain, saya tidak menyangka kalau begini jadinya. Namun yang saya dapat hanya penyesalan dan kekesalan terhadap oknum polisi itu, kok tega – teganya dia polisi berbuat seperti itu ? “ tanya Tahir dengan nada kesal.  

Ditempat yang terpisah, terkait kasus dugaan tipu – tipu yang dilakukan oleh anggotanya. Kapolres Mateng, AKBP Muhammad Zakiy kepada pojokcelebes.com membenarkan, adanya laporan masyarakat terkait adanya dugaan penipuan yang dilakukan salah satu oknum anggota Polres Mateng yang berinisial WY. Kata dia, bahwa oknum Polisi inisial WY, sudah 2 bulan masuk dalam daftar pencarian orang ( DPO ). Zaki pun juga menegaskan, jika anggota inisial WY tersebut  terbukti bersalah dalam proses hukum berlaku, sudah pasti akan mendapat sanksi tegas secara kedinasan dengan berujung pemecatan.

“ Memang anggota WY ini sudah dua bulan jadi DPO. Kita serahkan prosesnya ke bagian Propam, jika terbukti bersalah bisa – bisa dipecat secara kedinasan, “ tegas Zakiy. /zul/aji/tim

 

Bagikan :

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on telegram

BacaJuga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

AYO BERIKLAN…..!!

 

 

IKLANKAN USAHA ANDA !

 

Ekonomi

IKLAN MURAH HANYA DISINI !

 

 

BANNER 1

Berita Terbaru