banner 728x250

MAC Sulbar Pertanyakan Uji Tera Meteran Air Milik PDAM Mamuju

  • Bagikan
banner 468x60

Ket Foto : Logo MAC Sulbar.

Pojokcelebes.com | Presiden Manakarra Aktivis Club ( MAC ) Mamuju, Yoga mempertanyakan Perusahaan daerah air minum ( PDAM ) Tirta Manakarra Kabupaten Mamuju, yang diduga tidak melakukan tera meteran air milik setiap pelanggan, padahal anggaran tera atau pemeliharaan setiap meteran pelanggan sudah tersedia.

banner 336x280

“ Saya monitor beberapa tahun, sampai saat ini setahu saya belum ada dilakukan tera meteran pelanggan oleh pihak PDAM. Seharusnya pihak PDAM melakukan tera, agar pelanggan tidak dirugikan. Mana pelanggan tahu soal tera atau apakah meteran airnya maksimal atau macet – macet ?, apalagi pelanggan tiap bulan bayar, kan itu, “ tanya Yoga kepada pojokcelebes.com, baru – baru ini.

Menurut Yoga, keberadaan tera disetiap meteran air wajib dilakukan agar diketahui berapa banyak jumlah air yang keluar melalui meteran air yang melekat setiap pelanggan. Jangan sampai kata dia, ada meteran air mengalami kerusakan sehingga jumlah air yang digunakan atau yang dipakai oleh pelanggan tidak sesuai dengan nomor meteran yang tertera di meteran.

“ Kita tidak tahu, apakah jumlah air yang keluar itu sudah sesuai dengan jumlah meteran yang tertera di setiap meteran pelanggan. Ini yang saya maksud harus ditera itu meteran. Sedangkan pompa SPBU ditera tiap tahun, biar jelas jumlah setiap liternya pas keluar tidak kurang dan tidak lebih, “ jelas Yoga.  

Ditemui Nur Alam sebagai Direktur PDAM Tirta Manakarra Mamuju, soal adanya kritikan yang dilayankan MAC terkait tera meteran air PDAM Tirta Manakarra. Kepada media ini, mengaku bahwa tera meteran air sudah pernah dilakukan. Namun belakangan ini, mengaku sudah tidak dilakukan karena tempat peneraan tidak ada di Sulbar melainkan harus dikirim ke Makassar. Selain itu kata dia, anggaran yang digunakan tera, diketahui sama besarnya dengan pengadaan meteran air yang baru. Bahkan lebih parahnya lagi, berdasarkan dengan pengalaman yang dilakukan, meteran yang sudah ditera tidak lama digunakan pelanggan karena gampang rusak dan tidak mampu bertahan Enam bulan. Sehingga pihak PDAM berkesimpulan lebih baik diganti meteran air yang baru dan sudah lolos uji tera. 

“ Kalau soal tera meteran air pelanggan sudah lama kami lakukan, hanya saja kami hentikan karena tempat peneraan tidak ada di Sulbar dan harus dikirim ke Makassar dengan memakan biaya. Anggaran peneraan itu kalau tidak salah sama dengan harga meteran baru. Makanya jika kami temukan meteran air rusak atau kurang maksimalnya kilometernya, mending kami ganti yang baru, “ jelas Nur Alam yang mengaku pergantian meteran pelanggan yang sudah tidak normal solusi yang paling tepat.

Selain itu kata dia, meteran air baru yang dipasang setiap pelanggan sudah melalui uji tera sehingga tidak ada yang dirugikan. Namun jika petugas pembaca meter menemukan ketidakwajaran atau ada laporan dari pelanggan, pihak PDAM langsung melakukan uji meteran air, apakah benar meteran itu rusak atau tidak, jika rusak pasti di ganti meteran air yang sudah lolos uji tera. Selain itu Nur juga mengakui, bahwa anggaran tera tidak ada namun yang ada hanya biaya pemeliharaan. 

“ Memang tidak ada anggaran tera, hanya saja yang ada anggaran pemeliharaan meter kalau rusak kita ganti lagi yang baru yang sudah ditera. Daripada kita mondar mandir angkut itu barang dengan biaya mahal, mending kami beli yang baru yang sudah ditera, “jelasnya.|Aji                        

banner 336x280
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.