banner 728x250

Soal Kristina, Bravo 5 : Jangan Sampai Dicovid – Covidkan Pasti Hukum Menanti

  • Bagikan
banner 468x60

Ket Foto : Bunda Syifa M Ginting

Pojokcelebes.com | Polemik yang sudah viral soal adanya dugaan permainan nakal yang dilakukan oleh oknum di salah satu dinas pemerintahan Provinsi Sulawesi Barat ( Sulbar ). Yang dikabarkan salah seorang anak petani di Mamas, harus mengubur mimpinya mengibarkan bendera Sang Saka Merah Putih di Istana Kepresidenan di puncak HUT RI tanggal 17 Agustus 2021, karena terkonfirmasi Covid – 19.

banner 336x280

Persoalan ini pun menuai polemik, sorotan terjadi dimana – mana, baik dari keluarga Kristina maupun para Mahasiswa serta Medsos. Mereka menganggap bahwa ada dugaan kejanggalan, Kristina tiba – tiba batal bergabung dengan tim Paskibraka nasional di Jakarta.    

Salah satu yang menentang keras adalah salah seorang tokoh perempuan di Sulawesi Barat ( Sulbar ), Asyifa M Br. Ginting Manik. Kata dia, kekisruhan yang menyebabkan anak atau pelajar Mamasa tiba – tiba batal bergabung tim Paskibraka Nasional, dinilai akal – akalannya oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Kata dia, ini sangat dirugikan oleh Kristina yang tiba – tiba batal diberangkatkan ke Istana. Dia pun mengaku,  persoalan ini akan mengawalnya sampai tuntas.

“ Orang lain saja saya bantu apalagi anak yang berasal dari PUS. Dan saya mendorong keluarga Kristina agar membawa ke jalur hukum. Dan soal ini Bravo Lima sudah komunikasikan dengan pak Sekda Provinsi Sulbar, “ tegas Asyifa yang juga koordinator Bravo Lima Sulawesi 

Dia mengaku, belum lama ini mahasiswa PUS Makassar mengeluarkan statman mosi tidak percaya kepada gubernur Sulbar, agar Kadis Dispora dicopot dari jabatannya. Dia pun juga mengatakan, terkait kekisruhan ini mending mundur saja jika merasa diri bersalah. 

“ Nggak perlu dicopot, dia kalau tahu etika mundur saja. sebagai pertanggung jawaban moral, dan ini desakan publik, ” pintanya.

Menurut dia, jika ada yang memanipulasi data soal covid – 19 sudah pasti akan berurusan dengan hukum. Dan kata dia, persoalan ini tidak ada yang menginginkan terjadi. Dan kekisruhan ini nama Sulbar kembali tercoreng. Dan ini yang tidak diinginkan, jangan sampai ada dugaan meng covid – covid kan padahal sehat.

“ jangan sampai ada yang mencovid – covidkan. Dan kalau ini terbukti pasti berlawanan dengan hukum, “ tegasnya.

Dia menambahkan, jika persoalan ini terjanggal dengan hasil PCR Covid – 19 terhadap Kristina, menurut dia, mending tidak ada yang berangkat jika tidak sesuai dengan prosedur. Karena terbukti, Kristina yang memiliki cadangan tidak juga ikut berangkat. 

“ Ya kalau menurut saya, kalau Kristina terjanggal dengan Covid – 19, ya cadangan yang maju, jika tidak juga siap cadangan ya batalin aja semua. Kan gampang, dari pada malu – maluin saja Sulbar dan bikin gaduh dan viral kemana – mana, “ ujar Syifa./Aji  

banner 336x280
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.