banner 728x250

Masa Pandemi, Warga Miskin Kembali Rasakan Kelangkaan Tabung 3 Kg, HET Meroket

  • Bagikan
ilustrasi tabung gas habis
banner 468x60

Ket foto : Illustrais 

Pojokcelebes.com | kalangan masyarakat ke sulitan mendapatkan tabung gas bersubsidi 3 kg yang langka sekitar satu bulan terahir dan harganya pun mencekik.

banner 336x280

Salah satu warga Desa Losso Kecamatan Sampaga Darmi {40} mengaku harus relah berkeliling dari pengecer ke pengecer yang lain sekedar untuk mendapatkan satu tabung gas elpiji 3 kg. Kelangkaan tabung gas elpiji 3 kg itu sekitar satu bulang terahir, sehingga tabung gas subsidi sulit untuk di peroleh bagi masyarakat kalangan bawah. Sebutnya

Di pangkalan sering tidak memiliki stok, di pengecerpun juga kosong, tabung gas elpiji 3 kg subsidi lagi langka sekarang. Semua tabung gas yang mereka jejer di depan toko dalam keadaan kosong, selain kelangkaan tabung gas elpiji 3 kg harganya pun mencekik mulai harga Rp. 30,000 sampai 35,000 di tingkat pengecer. keluhnya

Kepala Bidang Perlindungan Kosumen Dinas Perdangan Mamuju Assyabrie Rusli mejelaskan, kalau dari kami berdasarkan kewenangan yang sudah di berikan serta sesuai keterangan dari teman-teman Agen, Pangkalan dan pihak Pertamina, kelangkaan itu tidak ada bahkan pendistribusian tidak pernah berhenti {Sangat Lancar}.

Yang menjadi polemik kami akhir-akhir ini di saat melakukan pengawasan terkait situasi pandemi tapi kami sudah dalam dua minggu ini sudah berkordinasi dengan pihak Agen dan Pangkalan, pandemi ini memang sangat mempengaruhi perekonomian “seperti golongan masyarakat yang selama ini tidak pernah menggunakan tabung 3 kg karna termasuk golongan yang kuat penghasilannya, tapi kali ini mereka mau tidak mau terpaksa memakai yang 3 kg, termasuk ASN yang kami temukan di lapangan saat sidak dan kami sudah berkordinasi dengan Satpol dan pihak Polres.

Kedepan kami sudah merencanakan melakuakan Sidak ke Golongan tertentu yang memang tidak di bolehkan Undang-undang untuk memakai tabung gas 3 kg bersubsidi, karna faktor pandemi sekarang ini yang memang sangat memukul perekonomian masyarakat jadi mau tidak mau mereka terpaksa menggunakan tabung gas 3 kg, tapi kalau pendistribusian lancar dan kuota tidak ada pengurangan.

Masih Assyabbrie Rusli Kami tidak pernah putus kordinasi dengan Agen dan Pangkalan, kami sampaikan sama mereka tolong terlalu banyak keluhan kami terima, tolong di tindak lanjuti,” bahkan kami di telpon Kepala Desa dan Lurah mempertanyakan terkait harga yang begitu signifikan di lapangan yang di keluhkan warga. Kami sudah mengirim pesan ke Agen dan Pangkalan bahkan kami datangi langsung untuk menyampaikan supaya menjadi perhatian mereka terkait adanya keluhan warga.

Terkadang kami juga memperingati mereka walaupun tidak secara langsung karna terkendala adanya pandemi jadi kita tidak bisa melakukan Sidak secara langsung karna akan menimbulkan kerumunan, karna kita akan membawa teman-teman dari penindakan hukum dari Satpol mungkin Kedepan kita akan tetap lakukan itu. Kami sekarang merencanakan operasi pasar, tapi yang kita tunggu ada Surat Edaran baru dari Gubernur Sulbar terkait penyesuaian harga baru di tiap perkecamatan itu yang kami tunggu untuk di rapatkan bersama stakeholder terkait supaya ada kesepakatan pendistribusian masing-masing desa bisa kita kontrol nanti.

Karna oknum pengecer luar biasa cara mereka, tapi kewenangan kami terbatas cuman sampai di pangkalan saja. Kami sudah sampaikan ke pangkalan supaya jangan melayani pengecer dalam jumlah yang banyak karna sudah ada kesepakatan dari Pertamina 70% ke masyarakat 30% ke pengecer itupun tergantung kebutuhan pihak pangkalan kalau lebih banyak masyarakat membutuhkan jangan di kasih ke pengecer, tapi di lapangan justru sebaliknya 70% ke pengecer 30% ke masyarakat yang kami temukan.

Kalau memang ada pangkalan mengais keutungan dari situ terus kami peringati dulu, tapi di saat Sidak kami temukan sesuai fakta di lapangan dia memberikan jumlah lebih banyak ke pengecer maka Surat ijinnya Terpaksa di peroses. Karna tidak mungkin kami peringati terus tahun kemaring ada delapan pangkalan yang kami tutup./Zul

banner 336x280
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.