banner 728x250

Gubernur Sulbar Abaikan Undangan Paripurna, Anggota DPRD Mencak – Mencak  

  • Bagikan
banner 468x60

Ket Foto : Suasana rapat Paripurna hak interplasi DPRD yang hujan intrupsi karena ketidak hadiran Gubernur Sulbar. 

Pojokcelebes.com | Hak interplasi yang diajukan sejumlah anggota DPRD Provinsi Sulawesi Barat ( Sulbar ), kembali menuai kebuntuan setelah Gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar ( ABM ), hari ini Rabu ( 4/8 ) sekitar pukul 14.30 Wita, enggang menghadiri undangan rapat paripurna dengan agenda mendengar pendapat gubernur tentang dana hibah.  

banner 336x280

Pantauan pojokcelebes.com. Rapat yang dibuka langsung ketua DPRD Suraidah Suhardi, bersama dua unsur wakil pimpinan DPRD Provinsi Sulbar. Dibanjiri interupsi dari sejumlah anggota DPRD yang hadir dalam rapat Paripurna di tenda darurat bencana.

Seperti yang disampaikan oleh Ketua komisi Dua DPRD Sulbar, Hatta Kainang mengatakan ini seharusnya Gubernur Sulbar ABM wajib menghadiri rapat paripurna hari ini karena ini menyangkut kepentingan masyarakat. Selain itu kata dia, bahwa rapat paripurna yang dilaksanakan hari ini bukan rapat Paripurna biasa namun ini keputusan DPRD yang merupakan produk hukum daerah dan mau tidak mau tetap dilaksanakan dan wajib hadir ada disini gubernurnya .

“Ini bukan rapat paripurna biasa ya, ini adalah keputusan DPRD dalam Permendagri nomor 1 tahun 2014 ini masuk produk hukum daerah, ini bukan paripurna biasa ini, dan mau tidak mau tetap dilaksanakan, “ Tegas Hatta kainang

Senada dengan Fraksi Demokrat yang diwakili Syukri, sangat geram dengan ketidakhadiran gubernur ABM, dengan mengatakan bahwa salah satu alasan ketidakhadiran karena karena kurang sehat itu tidak benar.

“ Tidak kurang sehat itu tapi pikirannya yang tidak sehat,” kritik Syukri.

Sedangkan Fraksi Nasdem yang disampaikan langsung wakil ketua Rahim menyebutkan, bahwa sudah ada 3 unsur pimpinan yang menyampaikan pendapatnya. Kata Rahim, di acara rapat Paripurna ini seharusnya Gubernur Sulbar bisa hadir secara fisik memberikan penjelasan atau jawaban soal dana hibah ini.

“ Kita sangat menginginkan pak gubernur secara fisik ada di tengah ruangan paripurna tanpa keterwakilan. Saya juga berpendapat bahwa ada baiknya salah satu asisten atau perwakilan dari pihak eksekutif bisa menghubungi kembali gubernur ABM. Saya kira tidak ada salahnya pihak DPR meng skorsing beberapa menit kedepan kalau perlu Satu jam kedepan sampai gubernur menyatakan kesiapannya untuk hadir. Saya kira inilah kesempatan yang paling baik gubernur ABM secara bijak datang memberikan penjelasan secara baik.” jelas Rahim

Sementara ketidakhadiran gubernur Sulbar ABM di rapat paripurna. Sempat memberikan klarifikasi singkat kepada ketua DPRD lewat sambungan telepon. Lagi – lagi penjelasan  Gubernur Sulbar ABM menyatakan, ketidakhadiran di rapat Paripurna hari ini karena kurang sehat. Namun gubernur meminta kepada anggota dewan terhormat untuk mendengar pendapat tertulis yang akan dibacakan oleh Sekda Prov Muh Idris. Dan gubernur meminta kepada anggota dewan mengaku akan kembali menghadiri undangan jika sudah sudah sehat.

“ Kalau sudah dijelaskan oleh Sekda lantas ada belum jelas nanti saya boleh kembali dipanggil, saya pasti datang kalau sudah sembuh dari sakit baru ke situ lagi. Itu tidak masalah itu, tetap saya akan datang.” singkat ABM lewat sambungan teleponnya yang sengaja di lospeker oleh Ketua DPRD Provinsi Sulbar.

Dalam rapat paripurna DPRD kali ini, selain anggota DPRD yang hadir juga dihadiri oleh sejumlah pimpinan SKPD Provinsi Sulwesi Barat./Aji

banner 336x280
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.