banner 728x250

Oknum Anggota DPRD Mamasa Disangkakan Pasal 378 Ancaman 4 Tahun

  • Bagikan
Ket Foto : Kombes Pol. Syamsu Ridwan. Kabid Humas Polda Sulbar.
banner 468x60

Pojokcelebes.com | Soal dugaan kasus penipuan yang menyeret salah seorang anggota DPRD Kabupaten Mamasa, menjadi tersangka inisial MM. Kini masih menjadi tahanan Direktorat Reserse Kriminal Umum ( Krimum ) Polda Sulbar, selama 2o hari kedepan.

Kabid Humas Polda Sulbar, Kombes Pol Syamsu Ridwan mengatakan, penahanan oknum anggota DPRD Mamasa itu inisial MM di sel tahanan Polda Sulbar, sudah beberapa hari berlangsung.

banner 336x280

“ Iya tu, tersangkanya masih ditahan di Sel tahanan polda sulbar selama 20 hari kesedapan, “ kata Ridwan kepada pojokcelebes.com. Selasa ( 7/9 ).

Kombes Syamsu menyebutkan, pasal yang disangkakan terhadap tersangka adalah Pasal 378 Kitab Undang – Undang Hukum Pidana ( KUHP ) mengatur tindak pidana penipuan sebagai berikut.

Dengan menyebutkan, ” Barang siapa dengan maksud untuk menguntungkan diri sendiri atau orang lain secara melawan hukum dengan menggunakan nama palsu atau martabat ( hoedanigheid ) palsu; dengan tipu muslihat, ataupun rangkaian kebohongan, menggerakkan orang lain untuk menyerahkan barang sesuatu kepadanya, atau supaya memberi hutang maupun menghapuskan piutang, diancam, karena penipuan, dengan pidana penjara paling lama Empat tahun.”

Menurut dia, kasus yang menimpa oknum anggota DPRD Mamasa ini, bisa saja berdamai dengan korban jika korban menarik laporannya dengan restorative justice ( RJ ). Dan RJ ini merupakan alternatif dalam sistem peradilan pidana dengan mengedepankan pendekatan integral antara pelaku dengan korban dan masyarakat sebagai satu kesatuan untuk mencari solusi serta kembali pada pola hubungan baik dalam masyarakat. Namun tidak semua kasus pidana bisa masuk RJ seperti pemerkosaan, perampokan dan pembunuhan.

“ Tidak semua kasus pidana bisa di RJ kan seperti pemerkosaan, perampokan dan pembunuhan. Kalau kasus ini, boleh saja selama ada kesepakatan antara seluruh korban dan pelaku, tapi tetap nanti hasil gelar perkara yang menentukan, “ tegas Kombes Pol. Syamsu Ridwan.

Seperti dirilis sebelum nya, Setelah Joni Daud ( Joda ) yang tak lain masih anggota DPRD Kabupaten Mamasa, yang tersandung kasus dugaan kepemilikan ijazah palsu. Kini, penegak hukum kembali mengungkap kasus penipuan yang diduga pelakunya adalah anggota DPRD Kabupaten Mamasa inisial MM.

Pelaku MM telah ditetapkan menjadi tersangka oleh penyidik Subdit 4 Kriminal umum Direktorat Polda Sulbar, dan kini tersangka MM langsung menjadi tahanan Polda Sulbar.

|Aji 

banner 336x280
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.