banner 728x250

Desa Sambabo Merasa Dianaktirikan, Ketua BPD Sambabo Kecewa dengan Pemda Majene

  • Bagikan
Foto Ilustrasi
banner 468x60

Pojokcelebes.com | Sejumlah warga Desa Samababo Kecamatan Ulumanda, yang terdampak gempa 6,2 skala richter pada pertengahan bulan Januari 2021, mengaku sangat kecewa dengan hasil pendataan rumah yang rusak yang dilakukan oleh Pemda Majene. Pasalnya, jumlah rumah warga yang rusak yang telah dilaporkan, yang terealisasi hanya 20 persen mendapatkan bantuan perbaikan.    

” Jumlah penerima bantuan pemerintah untuk warga kami yang rumahnya rusak akibat terdampak gempa bumi, mengalami pengurangan. Dari 100 persen yang tercatat cuman 20 persen yang mendapatkan bantuan perbaikan rumah. Itu artinya banyak yang dicoret, ” kata Ketua BPD Desa Sambabo, Aco Indra. Sabtu ( 11/9 )

banner 336x280

Lanjut kata Aco, untuk di Desa Sambabo, bantuan rumah yang rusak hanya 20 persen yang terealisasi setelah sebelum nya diverifikasi dari pemerintah kabupaten. Namun ada desa di luar Desa Sambabo, bantuan perumahan yang rusak dapat 100 persen seperti di Desa Kabiraan. Dan hal ini sudah disampaikan kepada tim pendamping soal kejanggalan ini.    

“ Seharusnya pemerintah kabupaten lebih memprioritaskan bantuan ke Desa Sambabo, karna boleh dikata pusat titik gempa kemarin berada di Kecamatan Malunda dan Ulumanda. Misalnya Desa Kabiraan Itu 100 persen, terealisasi bantuannya, bahkan yang belum punya rumah sebelum gempa pun juga keluar bantuannya. Hal ini yang kami pertanyakan.” ungkapan Aco.

Aco berharap, kepada pemerintah agar data yang sudah di masukkan atau sudah di daftar oleh pemerintah desa supaya direalisasikan semua, dan kalau memangnya masih diragukan data dari desa Sambabo, meminta supaya Tim kembali diturunkan untuk memverifikasi ulang, biar terlihat buktinya bahwa masih banyak rumah warga terdampak gempa yang belum tersentuh bantuan perbaikan rumah.

” Warga saat ini merasa kecewa, karena selain bantuan rumah, bantuan yang lain pun begitu juga seperti, bantuan sembako dan fasilitas rumah hunian Desa Sambabo hampir terabaikan dan terlewatkan begitu saja.

Jadi, Desa Sambabo ini seolah – olah di anak tirikan karena semua bantuan mulai dari pasca gempa hampir terlewatkan semua dibandingkan Desa-desa lain banjir bantuan.”kesalnya. 

Saat ini masyarakat Desa Sambabo yang terdampak gempa, terpaksa memperbaiki rumah masing – masing, seperti dinding tembok yang rusak dipasangi papan kayu atau tenda terpal dengan memakai bahan seadanya.

” Saya selaku Ketua BPD Desa Sambabo, sangat kecewa karna di luar Kecamatan Malunda dan Ulumanda pusat titik gempa, justru ada Desa di luar dari Kecamatan Malunda dan Ulumanda, lebih banyak terealisasi bantuan rumah gempa dia dapatkan, di banding kami di Desa Sambabo pusatnya titik gempa.” pungkasnya.|Zul

 

banner 336x280
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.