banner 728x250

Pakai Bom Mencari Ikan , 11 Nelayan Mamuju Ditangkap Polisi

  • Bagikan
Ket Foto : Belasan orang pelaku illegal fishing dihadirkan dalam konferensi pers di kantor Polair Polda Sulbar.
banner 468x60

Pojokcelebes.com | Sebanyak 11 orang nelayan bersama ratusan bahan peledak yang dikemas dalam botol, berhasil diamankan oleh Polair Polda Sulawesi Barat ( Sulbar ), saat melakukan aktifitas nakalnya di perairan pulau Sabakkatan Kecamatan Balabalakang Kabupaten Mamuju. Sabtu sore ( 11/9 ) 

Dalam keterangan Kabid Humas Polda Sulbar, Kombes Pol Syamsu Ridwan menyebutkan Kesebelas orang nelayan terdiri dari nahkoda, dan anak buah kapal ( ABK ), dengan alamat berbeda langsung ditetapkan menjadi tersangka. Adapun nama – nama tersangka dengan inisial berdasarkan identitas pribadi pelaku adalah :

banner 336x280

1.MA ( 39 ) alamat Tapalang Barat 2. AS ( 41 ) alamat pulau Sabakkatan Desa Balabalakang Barat Kecamatan Balabalakang, 3. SD ( 25 ) Sabakatan 4. RM ( 27 ) pulau Sabakkatan, 5. SS ( 27 ) Kelurahan Baru Tengah Balikpapan Barat, 6. RK ( 20 ) asal Tubo Selatan Kabupaten Majene, 7. FJ ( 19 ) Sabakkatan, 8.HA ( 22 ) Tapalang barat 9. AW 20 Dungkait Tapalang Barat, 10 SS. ( 51 ) Sabakkatan, 11. JS ( 50 ) Dusun Ngalo Tapalang Barat.

Ket Foto : Kabid Humas polda Sulbar, Kombes Pol Syamsu Ridwan tengah melakukan konfrensi Pers soal ilegal fishing.
Ket Foto : Barang bukti kapal para pelaku Ilegal fishing yang sudah di pasangi police line oleh penyidik Polair.

Selain itu, Polisi juga mengamankan barang buktinya bahan peledak diantaranya, 136 botol yang berisi bahan peledak,detonator 96, 5 buah Aki, 6 jaring ikan, 1 kapal perikanan, 2 unit sampan dan seperangkat alat selam salah satu diantaranya 1 unit kompresor dan tabung.  

“ Mereka ini ditangkap oleh anggota Polair, saat melakukan anggota patroli rutin di hari Sabtu sore. Mereka naas langsung ditangkap tak berkutik saat melakukan aksinya. ratusan bahan peledak yang dikemas dalam botol berhasil dimakan dalam kapal dan barang bukti lainnya, seperti ikan yang jumlah kurang lebih 1,4 ton yang sudah dilelang oleh pemiliknya, “ kata Syamsu kepada sejumlah Media. Selasa ( 14/9 ).

Lanjut kata dia, kasus ini masih dalam pengembangan petugas Polair, untuk memburu bos yang sudah dikantongi namanya. Lanjut kata dia, untuk sementara, Kesebelas nelayan ini akan diganjar dengan pasal berlapis, salah satunya kepemilikan bahan peledak dan undang – undang perikanan dengan ancaman 4 tahun penjara. 

“ Kasus ini masih kami kembangkan ya, apalagi bosnya sudah kami kantongi namanya. Mereka ini diancam dengan pasal berlapis, dengan ancaman bisa sampai 10 tahun pelajaran  4 tahun penjara “ tegasnya 

Kini kesebelas nelayan yang rata – rata pemuda itu, harus mendekam ditahan Mapolda Sulbar, untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya. |Aji 

banner 336x280
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.